Rabu , 21 Agustus 2019
Home / Metropolis / Penertiban Tak Bikin PKL Liar Jera

Penertiban Tak Bikin PKL Liar Jera

TERTIBKAN: Satpol PP Provinsi Bengkulu kembali menertibkan PKL liar yang berjualan di sembarangan tempat Selasa (16/7).

BENGKULU – Meski sudah seringkali dilakukan penertiban, namun tetap saja tak membuat jera pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sembarangan tempat.  Kemarin (16/7) Satpol PP Provinsi Bengkulu kembali harus menertibkan PKL liar yang berjualan di atas trotoar di sekitar kawasan Stadion Semarak Sawah Lebar.

Pedagang yang ditertibkan tersebut mayoritas adalah pedagang musiman, yang berjualan durian. Namun, semakin hari jumlah PKL tersebut semakin menjamur dan memenuhi trotoar. Dari pantuan RB, saat penertiban berlangsung pedagang hanya bisa pasrah dan tak ada yang memberikan perlawanan. Pasalnya penertiban ini sudah yang kedua kalinya.

Setelah penertiban, Satpol PP bersiaga di lokasi untuk menghindari kembalinya para pedagang untuk berjualan disana. Setidaknya sekitar 6 lapak lebih yang ditertibkan oleh Satpol PP Provinsi tersebut. Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Herman Sahrial, SH, MM mengatakan penertiban dilakukan secara situsional saja dan belum penertiban secara besar-besaran.

Penertiban pedagang musiman ini merupakan kali kedua karena sebelumnya sudah juga dilakukan penertiban. Tampaknya para pedagang musiman ini memang sering membandel walaupun sudah diberikan teguran.  Pedagang musiman yang membuka lapak di atas trotoar dikasih surat peringatan. Nantinya jika mereka masih membandel akan dilakukan penindakan secara tegas yakni penertiban dengan penangkutan paksa barang-barang dagangannya.

Hal itu untuk menjadi efek jera terhadap para pedagang musiman untuk tidak berjualan secara sembarangan. “Kalau tidak diindahkan ya kita akan tindak.Mereka sebenarnya sudah beberapa kali diingatkan,jika masih juga, barang dagangannya itu kita angkut ke kantor,” ujarnya.

Ia menambahkan, trotoar bukan berfungsi untuk tempat berdagang. Apalagi, pedagang yang berjualan secara liar dapat membuat kawasan seperti tak tertata rapi dan tak tertib. Oleh karena itulah, pihaknya melakukan penertiban. Ia juga meminta para pedagang musiman lainnya yang masih berjualan diatas trotoar untuk segera pindah mencari lapak baru.

Apabila para pedagang tersebut masih kedapatan berjualan diatas trotoar, pihaknya tidak segan-segan untuk menerapkan sanksi sesuai yang ada di Perda yakni sanksinya berupa denda dan kurungan penjara. “Kalau memang membandel, perda ini akan kita berlakukan, saya minta pedagang untuk tertib, jika mau berjualan ya berjualanlah ditempat yang memang diperbolehkan seperti dipasar-pasar tradisional,”tutupnya.(cup)

Berita Lainnya

55 ODHA Meninggal Dunia

BENGKULU – Dalam beberapa waktu terakhir, kasus HIV-AIDS di Kota Bengkulu didominasi dari kalangan Ibu ...

error: Content is protected !!