Senin , 19 Agustus 2019
Home / Metropolis / Sering Dirazia, Sopir Truk Tak Jera

Sering Dirazia, Sopir Truk Tak Jera

RAZIA: Dishub Kota Bengkulu Rabu ( 17/7). melakukan razia dengan sasaran truck yang tidak memiliki Kir dan juga melewati jalur yang dilarang.(foto: ist/rb)

BENGKULU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu tampaknya semakin serius menindak angkutan barang  seperti trck. Hal ini untuk menjaring kendaraan liar yang mengangkut batu bara, CPO (minyak sawit mentah) dan cangkang yang dilarang masuk ke Kota Bengkulu melalui jalur umum.

Walaupun Dishub sudah melakukan razia selama seminggu, namun masih banyak sopir angkutan barang tersebut yang membandel. Untuk itu, ia sudah menyiapkan langkah tegas untuk membuat efek jera para supir yang masih membandel.

Kepala Bidang Dalops Dishub Kota Bengkulu, Budi Antoni, SE Msi menjelaskan tingkat kesadaran supir truck masih sangat kurang. Pasalnya dalam razia yang dilakukan Dishub masih banyaknya ditemukan pengendara yang masih membandel dengan nekat melewati jalur yang dilarang. Pihaknya mengaku akan terus berfokus untuk mengatasi masalah tersebut.

Masih banyaknya permasalahan yang ditemukan, pihaknya juga akan menggelar sosialisasi kepada pengusaha atau pemilik truk-truk tersebut. Truk tidak diperbolehkan melewati jalur umum untuk masuk ke wilayah perkotaan. Adapun beberapa jalan yang dilarang seperti di Jalan Hibrida, Jalan Danau dan jalan lainnya karena memang truk sudah memiliki jalur khusus seperti di jalan Air Sebakul.

Pihaknya selama melakukan razia juga menyampaikan peringatan dan memberikan pemahaman terhadap supir truck yang terkena razia. Setidaknya terdapat 400 truk yang terkena selama seminggu. “Ini baru kita razia sebagai bentuk peringatan, nanti ke depannya kita akan lakukan penindakan tegas karena masih banyak truk yang membandel walaupun sudah kita razia,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelum melakukan tindakan tegas pihaknya terlebih dahulu akan mensosialisasikan hal tersebut. Sosialisasi itu akan dilakukan ke perusahaan yang memiliki kendaraan angkutan barang jenis truk sekaligus sopir truknya sendiri. Nantinya jika masih ada yang membandel, truknya akan dikandangkan.

“Jangan salahkan kita  jika kendaraan mereka kita kandangkan, kami sudah berikan peringatan, sudah sosialisasi, jika masih membandel ya kita tindak tegas,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu,  Teuku Zulkarnain mengatakan, Dishub harus menindak tegas para sopir truk bandel untuk membuat jera. “Langkah tegas seperti itu jika ingin menimbulkan efek jera dan menetapkan sebuah peraturan, kalau kita hanya lakukan sosialisasi dan peringatan saja maka mereka masih tetap membandel,” tutupnya.(cup)

Berita Lainnya

Dewan Ingatkan Serapan Anggaran OPD

BENGKULU – Memasuki pembahasan KUA-PPAS rancangan APBD 2020, DPRD Kota Bengkulu meminta agar Organisasi Pemerintah ...

error: Content is protected !!