Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Breaking News / Atlet Renang Gelisah

Atlet Renang Gelisah

Mufran Imron

BENGKULU – Para atlet dari cabang olahraga (cabor) renang, yang diproyeksikan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X/2019 Sumatera, merasa gelisah.

Pasalnya, selain venue tempat melaksanakan latihan belum jelas juga terkait informasi training centre (TC) berjalan, sampai kini tidak jelas.

Ketua Harian Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bengkulu, Drs. H Muswardi, M.Pd, dikonfirmasi RB menyatakan cabor renang belum melakukan TC berjalan, karena anggaran untuk itu belum tersedia.

Begitu juga venue yang presentatif sampai sekarang tidak jelas. ‘’Kami sudah ajukan proposal dana terkait TC berjalan kepada KONI Provinsi Bengkulu sekitar satu bulan lalu. Tapi sampai kini belum ada jawaban. Jadi kondisi tersebut membuat para atlet merasa khawatir,’’ jelas Muswardi.

Menyikapi masalah ini, kata Muswardi anak-anak meskipun merasa khawatir, namun tetap melaksanakan latihan di Kolam Renang Intan Permata di Lingkar Barat Bengkulu. ‘’Jadi menurut saya komitmen untuk mensukesekan Porwil tidak sejalan dengan layanan yang diberikan KONI buat cabor-cabor,’’ tegas Muswardi.

Karena itu, tambah Muswardi, Pak Gubernur Rohidin Mersyah harus turun tangan. ‘’Ya, Kalau perlu berdialog langsung dengan para atlet dan pengurus cabor. Biar ini jelas, dimana macetnya,’’ ujar Muswardi yang juga mantan pengurus KONI Provinsi Bengkulu.

Terpisah, pelatih renang Porwil Abas saat dihubungi mengakui atletnya belum melakoni TC berjalan. Kondisi ini menimbulkan rasa kekhawatiran. Ia berharap TC berjalan itu sudah bergulir, biar gelaran TC lebih lama sebelum memasuki TC terpusat.

‘’Tujuan dari TC berjalan ini yakni untuk lebih memantapkan para atlet, supaya dapat meningkatkan skill. Apalagi Bengkulu jadi tuan rumah. Jadi ia meminta jangan sampai untuk cabor renang tidak mendapat TC sama sekali,’’ ujar Abas.

Lanjut Abas, kalau hanya ikut TC terpusat pada September nanti, itu tentunya sebuah kemunduran. Karena di Sumatera ini banyak pesaing hebat yang memiliki beberapa atlet nasional. ‘’Jadi kondisi ini sangat berat jika para atlet tidak mendapat pelatihan sama sekali,’’ imbuhnya.

Sementara itu Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron, SE, dikonfirmasi menjelaskan terkait TC berjalan masih kembali ke cabor masing-masing. Pasalnya KONI hanya sebatas pengawas.

Tapi Mufran membenarkan ada beberapa cabor yang sekarang melakukan TC berjalan. Juga ada Cabor yang belum menggelar TC berjalan dikarenakan sarana serta prasarana tempat berlatih yang belum memadai.

‘’Karena itu, pihaknya meminta cabor yang belum menggelar TC berjalan, untuk segera melakukan TC. Nanti usai TC terpusat baru KONI yang memegang pelatihan.

‘’Karena untuk di Bengkulu ini sarana dan prasarananya masih kurang. Tetapi rencana kita 2 bulan sebelum Porwil bergulir kita akan melaksanakan TC terpusat. Sebelum itu ya, TC berjalan kembali [ada cabor masing-masing,” demikian Mufran.(cup)

Berita Lainnya

Praja Muda Cari Aman

BENGKULU – Astra Motor Bengkulu bekerjasama dengan Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu melakukan kampanye keselamatan ...

error: Content is protected !!