Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Daerah / Seluma / Bupati Apresiasi Simulasi Banjir

Bupati Apresiasi Simulasi Banjir

SIMULASI: Bupati Seluma, H. Bundra Jaya, SH,MH didampaingi Dirjen Penanggulangan Bencana, Kemendes PDTT, Drs. Hasman Ma’ani, M.Si saat meninjau stand simulasi bencana Kemendes PDTT, kamis (18/7).(foto: Yayan/RB)

AIR PERIUKAN – Bupati Seluma, H. Bundra Jaya, SH, MH mengapresiasi simulasi tanggap bencana banjir yang digelar Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Digelar kemarin (18/7) di lapangan sepak bola Desa Padang Pelasan, Kecamatan Air Periukan.

Simulasi yang dilakukan Kemendes PDTT bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma ini sangatlah penting, mengingat Desa Padang Pelasan rawan banjir. Desa itu berada di dataran rendah yang diapit oleh dua sungai besar yaitu Sungai Sindur dan Sungai Kunkai. ‘’Terima kasih Kemendes PDTT yang telah menggelar kegiatan ini di Kabupaten Seluma,’’ ucap Bundra.

Dia berharap kegiatan serupa bisa digelar kembali di Kabupaten Seluma. Karena selain banjir, Kabupaten Seluma juga rawan longsor dan tsunami. Sehingga simulasi ini sangat diharapkan, khusus untuk desa yang masuk  rawan bencana alam.

‘’Kita ini rawan bajir dan longsor. Oleh karena itu saya harap Kemendes PDTT kembali menggelar simulasi seperti ini di Kabupaten Seluma. Jika bencana terjadi, masyarakat sudah paham langkah apa yang harus diambil sehingga dapat memperkecil jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materi,’’ sampai Bundra.

Dirjen Penanggulangan Bencana, Kemendes PDTT, Drs. Hasman Ma’ani, M.Si mengatakan simulasi banjir yang di Seluma pertama digelar Kemendes PDTT di Provinsi Bengkulu. Seluma dipilih sebagai tempat petama simulasi karena selain rawan bencana, Kabupaten Seluma masih termasuk daerah 3 T (terluar, tertinggal dan terisolir).

Selain simulasi, Kemendes juga telah memasang alat sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) khusus banjir sebanyak dua unit. Oleh karena itu, kata Hasman ke depan Kemedes akan berusaha melakukan langkah pencegahan terhadap bencana, baik banjir, tanah longsor maupun tsunami.

‘’Mungkin untuk penanggulangan banjir ini, nanti kita akan lakukan normalisasi alur sungai dengan memasang bronjong. Atau untuk longsor bisa kita pasang penahan tebing. Serta tsunami dipasangkan alat pendeteksi tsunami,’’ ujarnya.

Pantauan RB, simulasi yang digelar oleh Kemendes PDTT bekerjasama dengan BPBD Seluma berjalan sukses dan lancar. Proses evakuasi terhadap dampak banjir diperagakan secara apik oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Seluma. Mulai dari penangan hingga proses evakuasi korban ke rumah sakit.

‘’Kami ucapkan terima kasih atas partisipan semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan simulasi ini yang sangat penting bagi masyarakat khususnya daerah rawan banjir di Kabupaten Seluma,’’ ujar Kepala BPBD Seluma, Arben Mukhtiar, M.Si.(aba)

Berita Lainnya

Kalungan Bunga dan Tari Persembahan, Sambut Aisyah di SMAN 3

AIR PERIUKAN-Aisyah Rahmawati (16) pembawa baki bendera pusaka merah putih saat upacara penurunan bendera peringatan ...

error: Content is protected !!