Senin , 19 Agustus 2019
Home / Daerah / Kaur / Buruh Batu dan Kades Ikut Diperiksa

Buruh Batu dan Kades Ikut Diperiksa

Arief Hidayat

KOTA BINTUHAN – Setelah menetapkan pasangan suami istri (Pasutri) sebagai tersangka pemilik galian C tak berizin di Desa Tuguk Kecamatan Luas Kabupaten Kaur. Penyidik Tipiter Polres Kaur kemarin terus melakukan pengembangan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap Pjs Kades Tuguk dan tiga saksi lainnya yang merupakan pengumpul batu di lokasi galian C milik pasutri Su dan Si.

Dari pengakuan para saksi, bahwa mereka tidak mengetahui kalau galian C tidak berizin. Apa lagi kegiatan pengambilan batu di lokasi tersebut sudah berlangsung lama. Menurut keterangan Bus salah satu pengumpul batu, mereka bekerjasama dengan pemilik kuari mengumpulkan batu dari sungai. Setelah itu batu ditumpuk di pinggir sungai atau lokasi lahan milik Su yang tidak mempunyai izin.

“Kita tidak upahan, kita menumpuk batu saja di sekitar lahan Su. Setelah mobil masuk dan batu dimuat kita dapat bagian satu mobil Rp 50 ribu. Kalau ada mobil baru kita dapat uang, kalau tidak maka tidak dapat pak,” kata Bus saat jalani pemeriksaan kemarin.

Sementara itu terkait dengan pemeriksaan lanjutan, pihak penyidik Tipidter Polres Kaur akan melakukan pemeriksaan lanjutan ke ahli dari Dinas ESDM Provinsi Bengkulu. Karena dari keterangan tersangka mengakui kalau kuari tersebut tidak lagi ada izinnya, sudah mati sejak tahun 2015 lalu.

“Untuk pemeriksaan lanjutan kita akan ke Bengkulu meminta keterangan ahli dari ESDM. Untuk sementara sudah dua kita tetapkan tersangka yang itu Su dan istrinya Si. Dengan BB du unit mobil dan uang penjualan batu di kuari tak berizin,” pungkas Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau. (cik)

Berita Lainnya

Lelang Jabatan Eselon II Segera Dimulai

KOTA BINTUHAN – Lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Kaur akan segera dimulai. Jika ...

error: Content is protected !!