Kamis , 17 Oktober 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Pembangunan Pelabuhan Bantal Terancam Gagal

Pembangunan Pelabuhan Bantal Terancam Gagal

TANPA KEJELASAN: Pembangunan Pelabuhan Bantal sampai kini belum ada kejelasan.(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Pembangunan Pelabuhan Bantal di Kecamatan Teramang Jaya makin tidak jelas. Ini karena untuk kegiatan tahun ini berupa penyusunan dokumen Masterplan pembangunan pelabuhan terancam batal. Padahal kegiatan itu ditangani Pemprov Bengkulu.

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu Drs Darpinuddin. Ia berdalih terancam gagalnya Pelabuhan Bantal itu karena masih menunggu kajian pemerintah pusat. ‘’Kemungkinannya bisa batal. Kita masih tunggu kajian dari pemerintah pusat,” kata Darpin.

Kalau benar-benar batal ini kerugian besar bagi kemajuan ekonomi Kabupaten Mukomuko. Apalagi, untuk penyusunan Masterplan itu Pemprov sudah mengalokasikan dana hingga Rp 628,1 juta.

Dampak dari batalnya ini, akan berdampak juga tidak terwujudnya program prioritas Pemprov untuk di Kabupaten Mukomuko tahun 2020 mendatang.

Salahsatunya adalah melaksanakan kegiatan penyusunan Detail Engineering Design (DED) pembangunan pelabuhan laut untuk Kabupaten Mukomuko. Dikarenakan dokumen Masterplan pembangunan pelabuhan laut tersebut belum tersedia.

Padahal harapan besar untuk perekonomian di Kabupaten Mukomuko, dengan dibuka dan beroperasinya Pelabuhan Bantal diyakini akan berdampak ke meningkatnya harga jual tandan buah segar (TBS).

Karena pengangkutan CPO dan lainnya yang selama ini dibawa ke Pelabuhan Teluk Bayur Padang dan Pelabuhan Belawan Medan dapat distop.

Pengusaha bisa keluarkan biaya operasional lebih sedikit. Pasalnya, pengangkutan CPO hanya pada pelabuhan yang ada di Mukomuko.

Posisi Pelabuhan Bantal akan sangat bagus, karena berada pada tengah-tengah Kabupaten Mukomuko. Jadi cukup dekat jaraknya dengan pabrik CPO yang di perbatasan Kabupaten Mukomuko dengan Kabupaten Pesisir Selatan.

“Sekrang kajian dari pemerintah pusat yang kita butuhkan. Itu masih terus kita dorong sampai sekarang,” tegas Darpin.

Selain pelabuhan, lanjut Darpin, pihaknya juga tengah mendorong pemerintah pusat untuk percepatan pemindahan jalan nasional di Kabupaten Mukomuko. Khususnya ruas jalan nasional yang melintas di kawasan Bandar Udara (Bandara) Mukomuko.

“Ini perlu proaktif dari Pemkab dan pihak Bandara. Terutama dari Pemkab soal dengan penyediaan lahan untuk badan jalan baru. Ini semua sedang kita dorong,” demikian  Darpin.(hue)

Berita Lainnya

Pemkab Mukomuko Rancang Perubahan Nomenklatur

MUKOMUKO – Pemkab Mukomuko kembali rancang perubahan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tetapi rencana perubahan ...

error: Content is protected !!