Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Rawan Aksi Pencurian

Rawan Aksi Pencurian

Rudy Purnomo

KOTA MANNA – Belum jalan satu bulan lakoni kuliah kerja nyata (KKN), sekre anak IAIN menjadi korban aksi pencurian. Karena itu, Satreskrim Polres Bengkulu Selatan mengimbau agar sekre anak KKN harus dijaga ketat dan tak boleh ditinggal.

Baru masuki satu bulan jalan melaksanakan KKN di Kabupaten Bengkulu Selatan sudah lebih dari empat sekre menjadi korban aksi pencurian. Yakni di wilayah Kecamatan Seginim, Pino Raya, Pino, dan Manna.

Atas kejadian itu Kapolres Bengkulu SelatanAKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP. Enggarsah Alimbaldi, SH, S.IK minta pada mahasiswa yang menjalankan KKN untuk selalu menjaga sekrenya, dan tidak boleh memancing maling untuk datang. Misalnya seperti menggunakan perhiasan berlebihan dan semacamnya.

‘’Kami dari Satreskrim kalau untuk laporan belum ada. Tetapi yang di Pino Raya sudah ada laporan ke Polseknya. Tetapi pada anak KKN agar selalu waspada dalam artian tidak memancing penjahat,’’ imbau Kasat Reskrim.

Selain itu juga pada korban pencurian agar melapor ke Polres, atau ke Polsek terdekat apabila jadi korban pencurian. Polisi akan bergerak kalau ada laporan. ‘’Kita terbuka untuk aduan. Silahkan jika menjadi korban, polisi siap 24 jam,” ujar Kasat Reskrim.

Sebelumnya Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE, MM yang melepas mahasiswa KKN di Bengkulu Selatan selalu menyarankan selalu hati-hati dengan tidak berlebihan dalam segala hal.

Seperti perhiasan dan barang berharga yang lain. Pasalnya tujuan KKN untuk pendekatan pada masyarakat berbasis keagamaan melalui masjid.

‘’Silahkan tanamkan nilai keagamaan kepada masyarat bagi mahasiswa KKN di Bengkulu Selatan,’’ jelas Gusnan saat lepas mahasiswa KKN baru-baru ini.(tek)

Berita Lainnya

Lusa, Jamaah Haji Tiba di Tanah Air

PASAR MANNA – Jamaah Haji Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang tergabung dalam Kloter 8 Padang ...

error: Content is protected !!