Senin , 9 Desember 2019
Home / Metropolis / Sekda: Jangan Lagi Ada Pungli

Sekda: Jangan Lagi Ada Pungli

TOLAK: Peserta Raker Satgas Saber Pungli foto bersama usai rapat dan sepakat menolak adanya pungli.(foto: ist/rb)

BENGKULU – Pemprov Bengkulu menggelar Rapat Kerja (Raker) Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) se-Provinsi Bnegkulu tahun 2019, Kamis (18/7) di Kantor Gubernur Bengkulu. Raker dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Nopian Andusti.

“Target dari Saber Pungli bukanlah OTT, tetapi hal terpenting adalah bagaimana dengan keberadaan Tim Satgas Saber Pungli dapat mencegah jangan lagi ada Pungli. Mengantisipasi lebih baik,” kata Nopian.

Menurutnya mencegah lebih penting daripada melakukan OTT karena OTT belum tentu menyelesaikan masalah. Akan tetapi dengan melalui Satgas Saber Pungli ini diharapkan dapat memberikan pencerahan, memberikan bentuk pencegahan terhadap upaya-upaya praktik pungutan liar.

“Kita berharap Satgas Saber Pungli ini berperan lebih baik, dan lebih efektif lagi kedepan. Untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik, lebih cepat, lebih murah dan lebih memuaskan kepada masyarakat,” beber Nopian.

Selain itu, Nopian meminta agar Tim Satgas Saber Pungli dapat mendorong dan mendukung terciptanya pelayan publik yang lebih baik lagi khususnya di Provinsi Bengkulu. Sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang maksimal dan memuaskan dari fasilitas pelayanan publik milik pemerintah. Nopian juga mengingatkan agar masyarakat untuk tidak memberikan uang pelicin (Pungli) kepada petugas agar dimudahkan.

“Masyarakat harus sadar dan tegas untuk tidak memberikan apa – apa kepada petugas. Yang minta pelayanan pun kadang – kadang lebih berinisiatif untuk memberikan hal – hal yang tidak seharusnya diberikan,” jelasnya.

Nopian mengimbau kepada unit-unit pelayanan publik dinas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu maupun kabupaten/kota agar memberikan pelayanan sesuai SOP, dan standar pelayanan. Bukan tergantung dengan sejumlah pungutan yang diberikan. Serta harus menghindari semua bentuk pungutan – pungutan liar yang tidak resmi.

“Yang menggaji kita adalah masyarakat dan rakyat maka berikanlah pelayanan terbaik kepada mereka. Kita semua adalah pelayan masyarakat, bukan masyarakat melayani kita,” pungkas Nopian.

Raker Satgas Saber Pungli kemarin diikuti oleh 105 orang peserta se Provinsi Bengkulu. Ikut hadir Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Bengkulu, Asisten Bidang Pengawas (Aswas) Kejaksaan Tinggi, serta tamu undangan lainnya. Rapat yang berlangsung di Gedung Pola  Provinsi Bengkulu berjalan lancar.(key)

Berita Lainnya

Perda Penyelenggaraan Parkir Minim Sosialisasi

BENGKULU – Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Parkir yang telah disahkan oleh DPRD Kota Bengkulu beberapa ...

error: Content is protected !!