Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Selamatkan Rp 1,2 Miliar Uang Hasil Korupsi

Selamatkan Rp 1,2 Miliar Uang Hasil Korupsi

Fatkhuri

ARGA MAKMUR – Tidak hanya penyidikan dan penuntutan perkara korupsi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU) juga fokus mengembalikan kerugian negara yang dikorupsikan oleh terpidana korupsi. Sepanjang tahun ini, jaksa sudah menyelamatkan Rp 1,2 miliar uang yang dikorupsi yang dikembalikan ke kas negara.

Kajari Bengkulu Utara Fatkhuri, SH mengatakan uang tersebut berasal dari pengembalian kerugian negara dari terpidana dari beberapa kasus korupsi yang ditangani kejaksaan. Itu termasuk penanganan perkara baik di wilayah Bengkulu Tengah (Benteng) dan Bengkulu Utara. “Jika diakumulasikan sudah sekitar Rp 1,2 M. Bukan hanya pengembalian ada juga pembayaran denda hukuman yang dijatuhkan pada terpidana korupsi,” terangnya.

Beberapa pengembalian yang besar adalah untuk kasus Jalan Enggano dan Jalan Benteng. Uang yang dikembalikan terpidana mencapai Rp 700 juta lebih. Uang itu disetorkan ke kas negara sebagai masukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Ada juga yang menyetorkan pada saat penyidikan atau persidangan berlangsung. Namun ada juga setelah jatuhnya vonis pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” katanya.

Saat ini jaksa tengah mengusut dua kasus korupsi masing-masing satu tersangka yaitu DD Karya Pelita Bengkulu Utara dengan kerugian negara Rp 400 juta dan DD Dusun Baru II Benteng dengan kerugian negara Rp106 Juta. Ia berharap Kades Dusun Baru yang sudah ditahan bisa mengembalikan kerugian negara. Termasuk eks Kades Karya Pelita yang kini buron.

“Jika kerugian negara dikembalikan semasa persidangan atau penuntutan, maka hal ini akan menjadi pertimbangan kita dalam mendakwa dan menuntut dalam persidangan nanti. Apalagi jika terdakwa kooperatif dalam persidangan,” terang Fatkhuri.

Ditambahkannya yang terpenting bukan hanya penindakan bagi pelaku korupsi, namun uang negara bisa dikembalikan. Sehingga negara tidak hanya menghukum koruptor namun juga uang negara bisa diselamatkan dan digunakan untuk pembangunan. “Makanya kami sangat menghargai dan berharap ada pengembalian kerugian negara,” ujarnya.(qia)

Berita Lainnya

Satu Sel Lapas Dihuni 15 Napi

ARGA MAKMUR – Permasalahan over kapasitas masih melanda Lapas Kelas II B Arga Makmur. Hal ...

error: Content is protected !!