Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Target PAD Baru Tercapai Rp 20,9 M

Target PAD Baru Tercapai Rp 20,9 M

TINGKATKAN PAD: Bupati Bengkulu Utara, Mian melakukan pertemuan mendadak di Bapenda BU membahas peningkatan PAD.(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian mendatangi kantor Bapenda, Kamis (18/7). Bupati juga mengundang beberapa kepala OPD yang terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggali potensi PAD yang selama ini belum maksimal.

Diketahui, saat ini dari target PAD sebesar Rp 80 miliar, baru terkumpul Rp 20,9 M atau 37 persen. Namun target itu diyakini bisa terpenuhi karena biasanya pembayaran PAD meningkat di akhir tahun, dimana wajib pajak dan retribusi mulai menyetorkan kewajiban mereka.

Mian meminta seluruh OPD yang terkait dengan pajak dan retribusi untuk bekerja lebih keras lagi karena PAD menjadi salah satu item APBD yang digunakan untuk pembangunan. Ia yakin masih banyak objek pendapatan yang harus dimaksimalkan. “Kita harus menciptakan terobosan dan tidak hanya mengerjakan rutinitas saja. Salah satunya adalah PBB, bila perlu turun ke lapangan untuk memastikan kondisi wajib pajak,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bapenda Bengkulu Utara, Drs. M Sibarani menerangkan beberapa objek pajak dan retribusi yang menjadi target peningkatan adalah Galian C, hotel dan rumah makan serta PBB.           Khusus PBB, selain menagih tunggakan pajak masyarakat yang kini mencapai Rp 200 juta, ia juga mengajukan penilaian ulang objek pajak masyarakat. Hal ini karena objek PBB sudah banyak yang tidak sesuai lagi dengan yang tertera dalam blangko wajib pajak. “Karena nilai PBB yang tertera di blangko bayar itu hasil penghitungan lama. Sedangkan saat ini sudah banyak bangunan yang berubah, bahkan tanah yang sudah berdiri bangunan megah yang besaran PBB kita nilai tidak sesuai lagi,” beber Sibarani.(qia)

Berita Lainnya

Eks Napi Tidak Bisa Mendaftar

ARGA MAKMUR – Pemkab Bengkulu Utara membuka seleksi 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama eselon ...

error: Content is protected !!