Kamis , 12 Desember 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Uang Purnabakti

Uang Purnabakti

MUKOMUKO – Tidak seluruh anggota DPRD Mukomuko periode 2014-2019 akan mendapat uang purnabakti secara penuh. Dari 25 anggota DPRD, hanya 23 orang yang mendapat penuh uang purnabaktinya. Sedangkan dua orang anggota DPRD Mukomuko tidak secara penuh. Yakni Wasri dan Dahril.

Wasri tidak sampai 5 tahun menjadi anggota DPRD Mukomuko. Karena ia adalah pergantian antar waktu (PAW) dari anggota dewan sebelumnya Dedi Kurniawan. Sedangkan Dahril merupakan PAW dari anggota DPRD Mukomuko sebelumnya H. Badrun Hasani, SH, MH.

Dijelaskan Kabag Keuangan Sekretariat DPRD (Setwan) Mukomuko Syafriadi, SH, uang purnabakti yang mereka terima dihitung sebesar uang representasi selama enam bulan.

“Jika dia menjabat 5 tahun, hitungannya uang represetasi 6 bulan. Kalau 4 tahun, hanya 5 bulan. Kalau setahun hanya dapat 1 bulan uang representasi,” jelas Syafriadi.

Masing-masing anggota dewan dipastikan berbeda. Meskipun ia menjabat selama 5 tahun. Karena disesuaikan dengan posisinya di DPRD Mukomuko. “Unsur pimpinan beda dengan anggota. Ketua dengan Wakil Ketua juga berbeda,” jelas Syafriadi.

Untuk Ketua dewan menjabat penuh selama lima tahun, uang representasi yang bakal diberikan sekitar Rp 2,1 juta per bulan dikali enam bulan. Jumlah yang bakal diterima sekitar Rp 12,6 juta.

Wakil Ketua I dan II sekitar Rp 1,6 juta dikali 6 bulan, maka sekitar Rp 9,6 juta. Untuk anggota DPRD uang representasi sekitar Rp 1,5 juta dikalikan untuk 6 bulan. “Akan dibayar Agustus 2019. Pembayarannya langsung ke rekening masing-masing anggota dewan, karena LS,” ujarnya.

Untuk pelantikan anggota DPRD Mukomuko yang baru hampir dipastikan tidak di gedung DPRD Mukomuko. Karena ruang rapat paripurna akan dilaksanakan pekerjaan peningkatan interior ruang rapat.

Diupayakan akan siapkan tempat alternatif untuk pelantikan anggota dewan periode yang baru. Salahsatu opsi menggunakan eks rumah dinas Bupati Mukomuko.

“Salah satunya di sana opsi kita. Karena di ruangan belakang rumah dinas itu, ada ruang yang lumayan besar. Kita perkirakan cukup untuk menampung acara pelantikan,’’ jelas Bustari.

Tapi pihaknya belum finalkan soal lokasi tersebut. Masih akan berkoordinasi serta konsultasi dengan Bupati Mukomuko terlebih dahulu. Karena di lokasi tersebut, Pemkab Mukomuko kini sudah mempunyai Gedung Balai Daerah yang ruang pertemuannya besar.

“Finalnya akan saya konsultasikan dahulu dan minta petunjuk dengan Bapak Bupati dulu,” tutup Bustari.(hue)

Berita Lainnya

Tenaga Panwascam Diminati

MUKOMUKO – Peluang kerja di momen Pilkada 2020 jadi rebutan. Bukan hanya penerimaan Panwascam di ...

error: Content is protected !!