Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Metropolis / Anggaran Lampu Jalan, Tambah  Rp 10 Miliar

Anggaran Lampu Jalan, Tambah  Rp 10 Miliar

LAMPU JALAN: Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali mengusulkan tambahan anggaran lampu penerangan jalan umum (LPJU) sebesar Rp 10 miliar.(foto: wahyu/rb)

BENGKULU – Program terang menderang lampu jalan wilayah Kota Bengkulu tampaknya menjadi program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tahun ini. Hal ini terlihat dalam usulan draf kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) R-APBD Perubahan mengusulkan anggaran tambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) Rp 10 miliar.

Wakil Ketua II DPRD Kota Teuku Zulkarnain, SE membenarkan bahwa usulan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dalam KUA PPAS Rancangan APBD perubahan sebesar Rp. 10 miliar. “Kalau usulannya lampu jalan sebesar itu (Rp 10 miliar). Namun itu masih akan dibahas bersama lagi dalam plafon anggarannya nanti. Yang jelas pada prinsipnya DPRD kota mensupport penuh program pemerintah berkaitan dengan hal layak banyak seperti lampu jalan umum tersebut,” kata Teuku.

Selain itu ditambahkan Teuku, dalam pembahasan rancangan APBD perubahan pihaknya akan dilakukan secara marathon. Lantaran masa habis jabatan anggota dewan periode saat ini tinggal dua bulan lagi.

“Yang jelas untuk APBD perubahan kita targetkan sebelum pelantikan dewan baru ini sudah ketok palu. Namun meskipun secara maraton, pembahasan anggaran akan tetap dilakukan secara teliti, tidak terburu-buru dan tetap mengacu kepada mekanisme yang ada di lembaga legislatif,” terang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sementara itu Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Heri Ifzan menegaskan, pihaknya meminta terkait anggaran lampu jalan tersebut juga harus disampaikan titik lokasi pemasangan lampu jalan itu dimana saja. Ia juga mengatakan, belajar dari pengalaman sebelumnya pada tahun 2017 lalu, bahwa pengadaan lampu jalan yang menghabiskan uang miliaran rupiah tersebut ternyata menimbulkan masalah atas temuan BPK RI tersebut. Ia berharap, temuan tersebut jangan sampai kembali terulang kembali.

“Makanya dalam hal ini kita ingin Dishub transparan terkait soal lampu jalan ini nantinya. Apalagi bila terwujud anggarannya ini lumayan besar. Jangan sampai nantinya malah jadi temuan lagi,” tuturnya.

Selain itu lanjut Heri, jalan di lingkungan sangat penting guna mengurangi kasus tindak kejahatan seperti perampokan. Oleh karena itu Dinas Perhubungan yang sudah mendapat tugas perbaikan lampu jalan harus tanggungjawab masalah penerangan lampu jalan karena warga diwajibkan bayar pajak.

“Selain itu nantinya OPD terkait jangan hanya sekadar bisa mengelola anggaran pemasangan lampu jalan saja ketika ada proyeknya. Namun juga harus selalu rutin mengecek tiap lampu jalan yang mati. Kalau rusak segera diperbaiki secepatnya, mengingat lampu jalan sangat penting bagi masyarakat. Apalagi Kota Bengkulu ini merupakan ibukotanya Provinsi Bengkulu,” jelasnya.(new)

Berita Lainnya

Buruh Abadi Makmur Tuntut Gaji UMP

BENGKULU – Sebanyak 50 buruh CV. Abadi Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang impor kayu ...

error: Content is protected !!