Jumat , 20 September 2019
Home / Metropolis / Dewan Soroti Sutet PLTU Tak Punya IMB

Dewan Soroti Sutet PLTU Tak Punya IMB

SIDAK: Rombongan Komisi I DPRD Kota Bengkulu melakukan sidak terkait pemasangan Sutet untuk PLTU yang belum memiliki IMB dengan bertemu langsung pihak manajemen PT Tenaga Listrik Bengkulu.(foto: wahyu/rb)

BENGKULU- Adanya laporan terkait pemasangan Saluran Udara Tegangan Tinggi (Sutet) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), sebanyak 24 titik yang dilakukan oleh PT Tenaga Listrik Bengkulu belum mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), mendapat sorotan DPRD Kota Bengkulu.

Pantauan RB, Senin (22/7) siang, rombongan Komisi I DPRD Kota yang dikomandoi Ketua Komisi I, Hj. Mardiyanti didampingi anggota lainnya Hamsi, Muryadi, Bahyudin Basrah, Solihin Adnan dan Steven Nawahir melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) dengan ikut serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT-SP), Toni Harisman.

“Kita sengaja datang ke sini untuk mempertanyakan adanya laporan bahwa pembangunan dan pemasangan Sutet yang ada di kota ini belum mengurus IMB. Makanya kami ingin mengetahui langsung kejelasannya seperti apa. Sebab dalam mendirikan bangunan apapun itu harus memiliki IMB,” ketus Sekretaris Komisi I DPRD Kota, Hamsi saat bertemu langsung dengan manajemen PT TLB.

Senada disampaikan Kepala DPMPT-SP Kota Bengkulu, Toni Harisman. Ia membenarkan, jika pemasangan Sutet terkait aliran listrik di wilayah Kota Bengkulu yang ada sekitar 24 titik tersebut belum mengurus IMB. Untuk itu ia meminta pihak manajemen segera mengurus itu sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau pemasangan Sutet ini kita tahunya ada di beberapa kabupaten dan kota. Terkhusus di Kota Bengkulu itu 13 titik di wilayah tanah Pelindo. Serta 11 lagi ada di wilayah beberapa titik Kota Bengkulu. Total semuanya itu ada 24 titik belum ada pengurusan IMB. Jadi kita minta perusahaan segera mengurus proses perizinan hal tersebut sesuai mekanisme berlaku,” terang Toni.

Menanggapi hal itu, GM PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB), Mr. Zhao yang didampingi penerjemah bahasanya mengungkapkan, bahwa pembangunan PLTU tersebut merupakan program nasional yang sudah berjalan. Terkait soal pengurusan perizinan pemasangan Sutet tersebut masih proses.

“Lagi diproses (IMB, red) jadi dokumennya sudah ada kita serahkan ke pemerintah. Karena ada tim khusus orang lokal untuk mengurus ini, maka saya juga mendesak agar cepat menuntaskan. Untuk ke depan kami berharap bisa koordinasikan dengan baik,” paparnya.

Usai sidak, Hamsi menegaskan, agar pihak manajemen PT Tenaga Listrik Bengkulu segera menuntaskan proses IMB secepatnya ke DPMPT-SP. “Tadi (kemarin, red) mereka minta waktu 7 hari ke depan ini untuk mengurus tuntas proses perizinan IMB Sutet tersebut. Ya harapan kita semuanya dapat terlaksana dengan baik. Karena bila tidak tuntas dalam seminggu maka Pemkot harus menyegel Sutet itu karena belum ada IMB,” tegasnya. (new/pkt)

Berita Lainnya

Dewan Setuju Gaji Honorer Naik

BENGKULU – Ketua sementara  DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, S.IP mendukung rencana untuk menaikkan gaji honorer ...

error: Content is protected !!