Jumat , 21 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Kelola Parkir, Desa Kebagian 10 Persen

Kelola Parkir, Desa Kebagian 10 Persen

Tri puja Nugraha

BENTENG – Retribusi jasa parkir tidak seluruhnya masuk ke kas daerah. Ini jika pemerintah desa juga mengelola parkir melalui badan usaha milik desa (BUMDes). Kabid Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Benteng, Tri Puja Nugraha, S.Sos desa akan mendapatkan bagian hasil retribusi parkir tersebut. Besarannya mulai 5 persen hingga 10 persen dari nilai pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke kas daerah. “Siapapun berhak untuk mengelola jasa retribusi parkir. Namun, harus berpedoman pada aturan yakni menjadikannnya sebagai Sumber PAD. Pihak pengelola akan mendapatkan jasa dari pengelolaan tersebut, bisa saja perorangan ataupun kelompok seperti BUMDes,” terang Tri Puja.

Akan lebih baik jika pengelolaan parkir memberdayakan warga sekitar yang juga bisa dikoordinir oleh BUMDes. Saat ini Dishub Benteng terus mendata jumlah dan potensi titik parkir di beberapa wilayah.Termasuk di pusat keramaian seperti pasar mingguan. Karena, target PAD dari jasa retribusi parkir ini dibandingkan tahun lalu meningkat, menjadi Rp 52 juta setahun. “Dikelola melalui Dishub Benteng,” katanya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Benteng, Evariah Mahdaniar, S.IP menjelaskan beberapa titik parkir baru yang ditetapkan akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa. Jika sudah ada hasil keputusan bersama, maka akan disiapkan sistem pengelolaan. Apakah melalui BUMDes ataupun personal. Namun, Eva mengingatkan akan lebih baik pemerintah desa bisa bekerjasama untuk pengelolaan parkir.

“Target PAD untuk mengisi kas daerah yang juag akan digunakan untuk pembangunan dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh warga,” demikian Evariah.(vla)

Berita Lainnya

Diduga Ngutil Terekam CCTV

BENTENG – Aksi pengutil terekam CCTV beredar di media sosial. Disebutkan kejadiannya di Alfamart Desa …