Kamis , 19 September 2019
Home / Borgol / Polda Periksa Dewan Seluma

Polda Periksa Dewan Seluma

DATANGI DPRD: Penyidik Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu saat mendatangi Sekretariat DPRD Seluma, kamis (24/7).(foto: Yayan/rb)

SELUMA – Luput dari pantauan mendia, ternyata penyidik Subdit Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu saat ini sedang mendalami penyelidikan dugaan penyelewengan di DPRD Seluma. Yakni dalam penggunaan anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM) dan anggaran pemeliharaan kendaraan dinas (radis) DPRD Seluma tahun anggaran 2017.

Terungkap kamis (24/7), saat tim Subdit Tipidkor Polda Bengkulu berjumlah lima orang, mendatangi DPRD Seluma  sekitar pukul 10.00. Mereka langsung masuk ke ruang Sekretaris Dewan (Setwan). Dari informasi diperoleh RB, penyidik melakukan pemeriksaan dokumen dan meminta keterangan beberapa staf setwan dan Ketua Badan Legeslasi (Banleg) DPRD Seluma, Yudi Harzan, SH.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup, awak media yang akan melakukan peliputan dilarang mendekat. Hanya beberapa ASN sekretariat DPRD yang diperbolehkan masuk ruangan pemeriksaan tersebut. Tampaknya mereka memang sengaja diminta masuk ke ruang pemeriksaan membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan penyidik.

Malah tampak printer hingga kertas ikut dibawa staf Setwan ke ruang pemeriksaan di mana dalam ruangan itu juga ada  Ketua Banleg yang sedang dimintai keterangan. Apa saja dokumen yang dimintai penyidik dan keterangan apa saja yang diambil dari Ketua Banleg, tak satupun penyidik mau berkomentar ketika dicegat awak media.

Sebelum meninggalkan Kantor DPRD Seluma, tim penyidik kembali masuk ke ruang Sekwan, Eddy Soepriadi, M.Si. Tak lama berselang mereka keluar membawa sejumlah dokumen yang telah dimasukan ke dalam tas sandang warna hitam, bergegas menuju ke tempat parkir mobil Toyota Kijang Innova warna Hitam BD 1056 CT. Selanjutnya tancap gas meninggalkan DPRD Seluma.

Ketua Banleg DPRD Seluma, Yudi Harzan, SH ketika dikonfirmasi usai pemeriksaan membenarkan pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran BBM unsur pimpinan DPRD Seluma serta alat kelengkapan dewan tahun 2017. ‘’Mereka (penyidik) hanya klarifikasi atas pemakaian anggaran BBM pimpinan DPRD Seluma juga alat kelengkapan dewan. Semua telah kita sampaikan, apa yang saya ketahui semua telah saya katakan,’’ ujar Yudi tanpa mau menjelaskan lebih rinci apa saja yang telah ia ungkapkan ke penyidik.

Sementara Sekretaris DPRD Seluma, Eddy Soepriadi tak berhasil ditemui RB. Ketika dihubungi ke nomor ponsel yang biasa ia gunakan, tidak kunjung tersambung hingga berita ini disusun.

‘’Pas peyidik pulang, bapak langsung keluar ruangan, tidak tahu ke mana,’’ ucap salah seorang honorer setwan yang minta namanya tidak ditulis.(aba)

Berita Lainnya

BPN Segera Ukur Ulang Lahan Hibah Pemerintah Kota

BENGKULU –  Sejak naik status dari penyelidikan dan penyidikan atas dugaan korupsi memperjualbelikan lahan hibah ...

error: Content is protected !!