Kamis , 19 September 2019
Home / Borgol / Siram Air Keras ke Istri, Pelaku Dijerat 4 Pasal

Siram Air Keras ke Istri, Pelaku Dijerat 4 Pasal

RILIS: Kapolres Bengkulu AKBP.  Prianggodo saat melakukan press rilis di Mapolres Bengkulu terkait pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap istri, kamis.(foto: hasrul/rb)

BENGKULU –  Kasus pembunuhan dengan melakukan penyiraman air keras ke tubuh korban Yeta Maryati (35) warga Belakang Perumdam RT 10 Kelurahan Kandang Mas yang dilakukan Herianto (32) masih terus didalami penyidik. Herianto yang tak lain suaminya korban, dalam kasus pembunuhan ini dijerat 4 pasal sekaligus. Terberat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Tiga pasal lainnya, Pasal  356 KUHP lebih sub Pasal 338 KUHP  dan pasal 44 ayat (3) Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hal ini disampaikan Kapolres Bengkulu AKBP. Prianggodo Heru Kunprasetyo, S.IK didampingi Kasat  Reskrim AKP. Indramawan Kusuma Trisna, S.IK dalam jumpa pers di Mapolres kamis (24/7).

Kapolres memaparkan, dalam perkembangan pengusutan perkara ini penyidik juga menyeret tersangka lainnya yakni rekan Herianto berinisial, NI alias Nv alias Pok (33) warga Jalan Manggis, Kelurahan Dusun Besar. “Peran rekannya berinisial NI ini adalah membantu tersangka saat melarikan diri dan sengaja menyembunyikan tersangka hingga mengantarnya ke travel untuk kabur ke Padang Sumatera Barat,” ujar Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut, NI terancam hukumamn penjara 9 bulan penjara sesuai dengan Pasal 221 KUHP. Untuk itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat apabila mengetahui seseorang melakukan tindak kejahatan jangan menyembunyikan karena merupakan suatu tindak pidana.

“Selama ini sudah banyak  dibantu masyarakat, namun dalam kasus ini tersangka NI memang sengaja menyembunyikan pelaku kejahatan ini. Imbauan kami sebaiknya masyarakat tahu keberadaan atau mengetahui seorang pelaku akan lebih bagus melapor ke pihak kepolisian terdekat,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, tersangka Herianto ini melakukan penyiraman air keras terhadap istrinya sendiri, Yeta Maryati saat berada di kamar Hotel Gumay, Kelurahan Tanah Patah. Dalam kejadian itu, menyebabkan kulit korban melepuh seperti terbakar dan setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit akhirnya korban meninggal dunia. (zie)

Berita Lainnya

BPN Segera Ukur Ulang Lahan Hibah Pemerintah Kota

BENGKULU –  Sejak naik status dari penyelidikan dan penyidikan atas dugaan korupsi memperjualbelikan lahan hibah ...

error: Content is protected !!