Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Kaur / Bupati Kecewa Kaur Zona Merah Stunting

Bupati Kecewa Kaur Zona Merah Stunting

SOSIALISASI: Bupati Kaur saat membuka sosialisasi TBC di MAN Bintuhan Kamis (25/7).(foto: ist/rb)

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, M.AP kecewa pemerintah pusat memasukkan Kaur dalam zona merah stunting. Dia memastikan jika data yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat itu salah. Apalagi menyebutkan 10 desa di Kaur masuk zona stunting. Hal ini disampaikan bupati saat membuka sosialisasi TBC di aula MAN Bintuhan Kamis (25/7) pukul 09.00 WIB. Menurut bupati, stunting di Kaur bukan karena gizi buruk. Tetapi memang faktor genetik. Karena walaupun ada warga bertubuh pendek, namun orangnya tetap sehat, kuat dan cerdas. Bahkan banyak yang menjadi PNS dan tidak terlihat seperti gejala stunting pada umumnya.

“Saya sebenarnya sangat kecewa data pusat yang mengatakan kalau Kaur zona merah stunting. Padahal saat ini di Kaur sudah sulit kita temukan penderita stunting. Kalau orang yang bertubuh kecil di Kaur, bukan stanting. Itu memang genetik dan mereka sehat, kuat, cerdas dan pintar. Makanya kita sangat kecewa jika Kaur dikatakan zona merah stunting,” kata Bupati Kaur Gusril Fauzi.

Dalam kesempatan itu Bupati Kaur juga sangat mendukung kegiatan ormas perempuan Muhammadiyah Aisyiyah Bengkulu. Yang melaksanakan sosialisasi TBC. Dia berharap kegiatan ini dapat menanggulangi penyakit TBC yang ada di Kabupaten Kaur. Dan meminta agar pihak Dinkes Kaur, Puskesmas se Kaur serta OPD terkait juga dapat mendukung kegiatan dan program yang dilaksanakan Aisyiyah Bengkulu.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaur, tahun 2019 ada 29 kasus TBC di Kaur. Terbanyak di Kecamatan Luas, Tanjung Kemuning dan Padang Guci Hulu. Hal ini harus menjadi perhatian warga Kaur dan OPD terkait untuk terus menekan warga yang terkena TBC.

“Tujuan kita dengan kegiatan ini dapat menyiapkan kader penanggulangan TBC di Kaur. Kader ini lah nantinya yang akan mencari terduga TBC dengan cara mengambil sampel air ludah. Dan ini  juga bertujuan untuk penyembuhan dan sebagainya,” ujar Ketua Aisyiah Bengkulu, Surya Darma. (cik)  

Berita Lainnya

Alpensyah Wakil Ketua II DPRD Kaur

KOTA BINTUHAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya DPP PAN memberikan mandat kepada Alpensyah sebagai ...

error: Content is protected !!