Kamis , 19 September 2019
Home / Daerah / Seluma / Disperindagkop Setor Rp 102 Juta ke Polres

Disperindagkop Setor Rp 102 Juta ke Polres

SELAMATKAN KN: Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Seluma menunjukan uang yang telah dikembalikan oleh Disperindagkop UKM Seluma, sebelum di transfer ke rekening Kasda, kamis(25/7)

SELUMA – Setelah RSUD Tais dan Dinas Perikanan Seluma, kamis (24/7) giliran Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Seluma setor Rp 102 juta ke Polres Seluma. Uang ratusan juta tersebut pengembalian kerugian negara (KN) atas temuan BPK RI dalam realisasi anggaran di OPD terkait.

Sebagaimana diketahui ada 5 OPD di Kabupaten Seluma dalam audit BPK RI atas realisasi anggaran tahun 2017 ditemukan kerugian negara. OPD wajib mengembalikan dana tersebut dalam tempo 60 hari. Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Seluma menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait yang targernya uang kerugian negara tersebut dapat segera dikembalikan. Bila tidak, temuan BPK ini akan menjadi dasar Polres Seluma melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik didampingi Kanit Tipidkor, Iptu. Denny Siregar, SH, MH mengatakan pengembalian uang sebesar Rp 102 juta tersebut merupakan KN dalam realisasi anggaran pembangunan Pasar Muara Maras tahun 2017.

‘’Ya, Disperindagkop UKM telah mengembalikan temuan tersebut, untuk item pekerjaan pembangunan Pasar Muara Maras,’’ sampai Denny.

Dijelaskan Denny, di Diperindagkop UKM Seluma terdapat dua temuan BPK RI yakni pembangunan Pasar Muara Maras dan pembangunan Pasar Induk Kelurahan Sembayat, Kecamatan Seluma Timur yang nilai KN-nya mencapai Rp 400 juta lebih. Dengan telah dikembalikan temuan atas pembanguan Pasar Muara Maras, maka Disperindagkop UKM Seluma masih menyisakan satu temuan lagi yang harus segera diselesaikan.

‘’Uang Rp 102 juta tersebut telah kita setorkan ke rekening kas daerah melalui Bank Bengkulu Cabang Seluma yang disaksikan oleh pihak Disperindagkop UKM Seluma juga kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan Pasar Muara Maras, Rudi Hartono selaku Direktur CV. Tanjung Mas,’’ beber Denny.

Untuk satu item temuan lagi kata Denny, dirinya mengharapkan agar segera ditindaklanjuti OPD bersangkutan. Hingga semua temuan hasil audit BPK RI diselesaikan.

Sementara dua OPD lagi yakni Dinas Kesehatan dan Dispendik Seluma yang saat ini belum melakukan pengembalian KN, kembali diingatkan penyidik untuk segera menindaklanjutinya. Bila batas pengembalian telah berakhir, OPD yang tidak melakukan pengembalian akan diproses secara hukum.

‘’Kalau sekarang belum ada batasan pengembalian. Jadi kami imbau kepada OPD yang belum menindaklanjuti agar segera menyelesaikannya. Kami tidak akan mentolerir kepada OPD yang membandel. Semua akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,’’ tegsanya.(aba)

Berita Lainnya

Anggaran Perjalanan Dinas 2020 Dikurangi

SELUMA – Ekspose rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2020 ...

error: Content is protected !!