Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Mahasiswa Diminta Bantu Program Desa

Mahasiswa Diminta Bantu Program Desa

KKN: Para mahasiswa UMB yang melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Kepahiang dilakukan serah terima bertempat di halaman Kantor Bupati Kepahiang, Kamis (25/7).(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Sebanyak 786 orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diterima Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM, kamis (25/7). Para mahasiswa ini nantinya akan melakukan kegiatan sosial dan akademik selama 45 hari di 5 kecamatan di Kabupaten Kepahiang.

Sekda berharap para mahasiswa bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mahasiswa KKN, dan bisa bahu-membahu membantu masyarakat dan perangkat desa setempat untuk pembinaan masyarakat dan pembangunan desa. “Kami menyambut baik kedatangan para mahasiswa KKN ke Kabupaten Kepahiang ini. Kami berharap para mahasiswa bisa bekerjasama dengan masyarakat serta perangkat desa setempat dalam membantu menyukseskan berbagai program desa, khususnya dalam hal peningkatan sumber daya masyarakat desa,” ungkap Sekda.

Selain itu, Sekda juga mengimbau kepada para mahasiswa KKN agar bisa menjaga sifat, etika dan norma selama berada di desa yang ditempati. Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan dari program KKN yakni para mahasiswa bisa melebur dengan baik bersama desa, dengan segala hal yang ada di desa tersebut.

“Sikap, etika dan norma wajib dijaga. Masyarakat dan mahasiswa KKN harus bisa bersinergi untuk kemajuan desa. Jangan sampai karena sikap, etika, dan norma yang kurang mengena di masyarakat akan berdampak negatif pada almamater yang dipakai,” pesan Sekda.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian UMB, Dr. Sunaryadi, M.Si menerangkan, sebanyak 786 mahasiswa KKN ini nantinya akan dibagi menjadi 60 kelompok. Meraka akan melakukan berbagai kegiatan akademik dan sosial kemasyarakat di 5 kecamatan yakni Kepahiang, Kabawetan, Ujan Mas, Merigi, dan Tebat Karai.

“Kami berharap mahasiswa bisa belajar banyak dari program KKN ini, sehingga ke depannya bisa mengambil manfaat untuk bekal kehidupan pasca menyelesaikan tanggung jawab akademik,” jelasnya.(sly)

Berita Lainnya

Setahun Buron, Dibekuk

KEPAHIANG – Hampir setahun menjadi buronan Polres Kepahiang, WD (20) warga Desa Pulogeto, Kecamatan Merigi ...

error: Content is protected !!