Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Dua Kali Mangkir, Kades Dipanggil Lagi

Dua Kali Mangkir, Kades Dipanggil Lagi

Pidsus Agustian

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) sudah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Pemerintah Desa Selamat Sudiarjo Kecamatan Bermani Ulu Tahun Anggaran (TA) 2017. Tersangka nya yaitu oknum Kades Selamat Sudiarjo berinisial Si yang menjadi tersangka tunggal.

Sejak menetapkan Si sebagai tersangka tunggal, penyidik Seksi Pidsus sudah melayangkan surat panggilan. Bahkan panggilan untuk pemeriksaan Si sebagai tersangka tersebut sudah dua kali dilayangkan dan Si tidak memenuhi panggilan. Untuk itulah, jaksa akan menjadwalkan panggilan ketiga pekan depan.

‘’Benar, kita sudah melakukan pemanggilan dua kali terhadap tersangka, namun yang bersangkutan (Kades Si, red) belum juga memenuhi panggilan. Makanya akan dijadwalkan pemanggilan ketiga pekan depan,’’ terang Kajari RL Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Agustian, SH, MH kepada RB.

Ditanya soal kenapa tersangka tunggal, Agustian mengungkapkan, dari hasil penyidikan sementara, diduga Si yang paling bertanggungjawab atau timbulnya kerugian negara dari kasus tersebut. ‘’Memang baru satu tersangka, tapi ini sementara. Karena dari hasil penyidikan, kegiatan ADD dan DD tahun anggaran 2017 di Desa Selamat Sudiarjo Kecamatan Bermani Ulu semuanya dikendalikan oleh satu orang, yaitu oknum Kades berinisial Si,’’ ungkap Agustian.

Ditambahkan Agustian, dari nilai ADD TA 2017 Desa Selamat Sudiarjo sebesar Rp 300.075.100 dan nilai DD sebesar Rp 767.556.300, timbul kerugian negara mencapai Rp 397 juta. ‘’Penyebab timbulnya kerugian negara, diantaranya banyak kegiatan yang di markup serta beberapa adanya kegiatan fiktif,’’ imbuh Agustian.(dtk)

Berita Lainnya

Polisi Usut Kebakaran 2 Ha Lahan Kosong, Diduga sengaja Di Bakar warga

BERMANI ULU – Anggota TNI dan Polri Senin (18/11) sore bersama warga Desa Sentral Baru ...

error: Content is protected !!