Senin , 26 Agustus 2019
Home / Metropolis / Anggota DPRD Ramai-ramai Terbang ke Jogja

Anggota DPRD Ramai-ramai Terbang ke Jogja

SEPI: Kantor Sekretariat DPRD Kota Bengkulu tampak sepi Selasa (6/8). Lantaran sejumlah Anggota DPRD Kota melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.(foto: wahyu/rb)

BENGKULU – Masa jabatan anggota DPRD Kota Bengkulu sudah habis akhir Agustus ini. Alih-alih mempercepat menyelesaikan PR pembahasan banyak raperda yang tertunda, ke 34 dari 35 anggota dewan tersebut malah memilih kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Jawa. Alasan resminya studi banding.

Urgensi studi banding tersebut tentu sulit dipahami. Sebab, waktu jabatan dan pembahasan sudah mepet. Keberangkatan ke34 wakil rakyat itu, dengan tujuan Jogja dan Kota Semarang, yang dimulai Selasa (6/8) kemarin hingga Sabtu (10/8). Ikut serta juga sebanyak 20 pegawai yang terdiri dari beberapa Kepala Bagian (Kabag), Kepala Seksi (Kasi) di Sekretariat DPRD kota beserta staf ikut a dalam perjalanan yang dibiayai oleh APBD itu.

“Ada 34 dewan yang pergi kecuali ibu Mardiyanti tidak ikut kunker karena ada agenda lain. Perjalanan dinas dewan ini selama lima hari sampai hari Sabtu (6/8) mendatang,” ucap salahsatu staf sekretariat DPRD kota saat ditemui kemarin.

Koordinator Lembaga Pengkajian Ekonomi Regional Bengkulu (LPERB) H. Muchdimon Muchlis, SE menilai, keberangkatan rombongan anggota dewan kota secara ramai-ramai tersebut terkesan menghabiskan uang rakyat. Apalagi dewan itu dipilih karena rakyat. “Dengan kondisi ekonomi yang sulit saat ini, seharusnya tidak perlu melakukan perjalanan dinas secara ramai-ramai itu yang terkesan menghamburkan uang. Lebih baik anggaran perjalanan dinas itu digunakan untuk kebutuhan rakyat yang jauh lebih penting,” kritik Muchdimon.

Dikatakan Muchdimon, perjalanan dinas dengan kedok kunjungan kerja (Kunker)  itu sudah berulang kali masyarakat mendengarnya setiap tahun.  “Memang hal ini (kunker) sudah menjadi praktik lama DPRD menghambur uang rakyat. Ke depan anggaran perjalanan dinas harus dikaji ulang lagi,” bebernya.

Selain itu lanjut Muchdimon, bahwa kegiatan kunker anggota dewan tersebut terkesan sebagai alasan saja. “Coba lihat sendiri selama ini jika kunker yang dilakukan selama ini juga program yang dihasilkan juga tidak jelas. karena pemulangan-pemulangan dari kunker itu tidak ada untuk masyarakat yang dihasilkan,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Teuku Zulkarnain, SE membenarkan jika sebanyak 34 anggota dewan kota sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke daerah luar Provinsi Bengkulu. Ia juga berkilah bahwa perjalanan sejumlah dewan itu hanya serentak saat berangkat dari Bengkulu menuju ke Jakarta.

“Ya kita berangkatnya memang serentak dari Bengkulu ke Jakarta. Setelah sampai di Jakarta, beberapa teman yang lain ini kunjungannya berbeda ada yang ke Semarang dan ada yang ke Jogjakarta. Jadi bukan ramai-ramai berangkat ke satu tujuan yang sama,” ujar Teuku.

Diungkapkan Teuku, kunjungan kerja (kunker) ke Semarang dan Yogyakarta untuk mempelajari keberhasilan program yang ada di daerah tersebut. Untuk kemudian bisa diaplikasi ke Bengkulu. “Seperti teman-teman dewan lama yang terpilih kembali ini mempelajari program berkaitan untuk penganggaran rancangan APBD 2020 mendatang. Seperti program persampahan yang berhasil diterapkan OPD, dan termasuk program lainnya yang bisa diterapkan di Bengkulu,” paparnya.(new)

Berita Lainnya

Latih Merakit Robot Lego, Akademisi Turun ke Sekolah

BENGKULU– Tim dari Universitas Bengkulu dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses menggelar Pelatihan Robotik Lego ...

error: Content is protected !!