Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Probis / Pesimis Kondisi Ekonomi

Pesimis Kondisi Ekonomi

Dyah Anugerah Kuswardhani

BENGKULU-Indeks Tendensi Konsumen (ITK) atau persepsi masyarakat atas kondisi ekonomi periode Juli-September diprediksi bakal menurun alias pesimis. Terbukti nilai indeks yang muncul hanya sebesar 95. 33 persen. Angka ini justru sangat rendah jika dibanding dengan nilai indeks periode April Juni yang sebesar 127, 39 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Dyah Anugerah Wardhani mengatakan, kondisi ini terjadi karena periode Juli-September, bukan periode yang padat dalam aktifitas ekonomi. ‘’Ini berbeda jika kita melihat periode April sampai Juni, moment idul fitri, pencairan Gaji ke-14, bonus bagi karyawan dan jadwal anak masuk sekolah memicu naiknya geliat bisnis, ‘’paparnya kepada RB.

Menurut dia, muncul indeks pesimis konsumen pada periode Juli-September disebabkan atau dipengaruhi menurunnnya perkiraan pendapatan rumah tangga (indeks 96,31) dan juga rencana pembelian barang tahan lama (indeks 93,62).

Sementara itu, besarnya Indeks Tendensi Konsumen (ITK) pada periode April- Juni, dapat menggambarkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada triwulan II tahun 2019 itu, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (indeks 101,33).Persepsi konsumen yang optimis terhadap kondisi ekonomi disebabkan oleh meningkatnya pendapatan kini (indeks 126,16) dan volume konsumsi barang/jasa (indeks 135,60) serta inflasi yang kurang berpengaruh terhadap total pengeluaran rumah tangga (indeks 123,22).  (iks)

Berita Lainnya

Ekonomi Digital Dukung Bisnis Kreatif

BENGKULU – Bank Indonesia (BI) mendorong penerapan ekonomi digital sebagai sumber ekonomi baru di Provinsi ...

error: Content is protected !!