Jumat , 18 Oktober 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Rehab Irigasi Banyak yang Belum Dikerjakan

Rehab Irigasi Banyak yang Belum Dikerjakan

MUKOMUKO – Belasan paket proyek penunjukan langsung (PL) kegiatan rehab irigasi, belum kunjung berjalan. Seluruhnya itu berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (PUPR) Mukomuko.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Mukomuko, Sunaji, ST, MT, mengatakan belum dikerjakannya belasan proyek rehap irigasi itu seluruhnya sistem PL. Karena dinasnya mengutamakan proyek rehap irigasi yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Mengutamakan serapan anggaran DAK dulu. Untuk diketahui, anggaran DAK fisik itu, ada limit waktu penyerapan yang ditetapkan pemerintah. Yakni tertanggal 21 Juli 2019. Karena ada batas waktu itulah, kita tuntaskan dulu yang sistem lelang ini,” jelasnya.

Sedangkan kegiatan rehap irigasi yang PL, dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU). Meski adanya penundaan pekerjaan, Sunaji memastikan rehap irigasi yang bersumber dari DAU akan tetap dilaksanakan di tahun ini. Kini beberapa item masih dalam penyusunan perencanaan.

Diperkirakan efektif waktu pengerjaan proyek rehap irigasi mulai September mendatang. Total ada 14 paket pekerjaan, dengan pagu dana keseluruhan mencapai Rp 2,8 miliar. Dan ia optimis, semuanya akan terealisasi.

“Sekarang ini masih dalam proses. Belasan paket pekerjaan itu, tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Mukomuko. Khususnya di wilayah yang sudah ada bendungannya,” papar Sunaji.

Khusus kegiatan yang dibiayai dari DAK, untuk rehap jaringan irigasi, pagu dananya mencapai Rp 4,1 miliar. Dan realisasi pelaksanaan pekerjaan fisik, baru sekitar 20 persen. “Itu karena rata-rata pekerjaan baru mulai dikerjakan akhir Juli 2019 kemarin,” tandasnya.

Kegiatannya diantaranya Daerah Irigasi (DI) Sungai Selagan Kecil Desa Sungai Ipuh, DI Sungai Air Payang Dua Desa Talang Buai, DI Sungai Payang Satu Desa Talang Buai, DI Sungai Gading Besar Desa Sungai Gading Kecamatan

Selagan Raya, dan DI Sungai Air Teramang Desa Teramang Jaya Kecamatan Teramang Jaya. “Paket kegiatannya bervariasi. Mulai dari Rp 200 juta sampai Rp 2,5 miliar,” tukas Sunaji.(hue)

Berita Lainnya

Akhir Oktober, APBDP Bisa Dibelanjakan

MUKOMUKO – Dinyatakan Kabid Anggaran Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko, Weni Jaro, M.Si, Perda APBD ...

error: Content is protected !!