Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Seluma / Dinkes Kembalikan KN 102, 25 Juta

Dinkes Kembalikan KN 102, 25 Juta

KEMBALIKAN KN: Kanit Tipikor Satreskrim Polres Seluma, Iptu. Denny Siregar, SH, MH menujukan uang pengembalian KN dari Dinkes Seluma Rp 102, 25 juta. (foto: yayan/rb)

SELUMA – Kerja keras Polres Seluma dalam pengusutan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Bengkulu tahun 2017 terus membuahkan hasil. Sabtu (10/8) giliran Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma yang mengembalikan kerugian Negara (KN) untuk asset recovery sebesar Rp 102, 25 juta. Jumlah tersebut sesuai dengan hasil audit BPK RI terhadap pengelolaan keuangan APBD 2017 di Dinkes Seluma.
Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik didampingi Kanit Tipikor, Iptu. Denny Siregar, SH, MH mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang diambil Dinkes. Untuk mengembalikan kerugian Negara sesuai dengan temuan BPK RI. “Dengan telah pengembalian ini, maka Dinkes Seluma telah melunasi semua temuan audit BPK RI tahun 2017 tersebut, tidak ada sangkutan lagi,” terang Denny, kemarin (11/8).
Dijelaskan Denny, temuan audit BPK RI perwakilan Bengkulu tahun 2017 di Dinkes Seluma terdapat pada pembuatan pagar tembok Kantor Dinkes Seluma. Rekanan pelaksana proyek ini adalah CV.Diahika Mulya Utama. Dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 592,8 juta.
“Sesuai hasil audit tersebut semua telah dikembalikan oleh Dinkes Seluma. Jadi tidak ada permasalahan lagi terhadap temuan audit BPK RI tahun 2017 ini,” kata Denny.
Lanjutnya, dengan telah dilakukannya pengembalian oleh Dinkes Seluma, saat ini tinggal menyisahkan satu OPD lagi yang belum melunasi temuan BPK tahun 2017 tersebut. Yakni Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Seluma. Potensi kerugian Negara itu terjadi pada pembangunan Pasar Induk Kelurahan Sembayat sebesar Rp 400 juta.
“Di Disperindagkop UKM Seluma ini terdapat dua item temuan yakni pembangunan Pasar Muara Maras dan pembangunan Pasar Induk Sembayat. Untuk temuan Pasar Maras telah dikembalikan lunas sebesar Rp 102 juta. Sedangkan untuk Pasar Sembayat belum sama sekali,” beber Denny.
Untuk itu kata Denny, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memanggil pejabat Disperindagkop UKM Seluma juga kontraktor pembangunan Pasar Induk Kelurahan Sembayat tersebut. Untuk memastikan kesiapan atau waktu pasti pengembalian KN atas temuan BPK RI tersebut.
“Ya jelas kita panggil lagi kedua belah pihak. Kita atur jadwal dulu, namun secepatnya kita akan panggil dan periksa kembali,” sampai Denny.(aba)

Berita Lainnya

Fasilitas Minim Pimpinan Dewan Tak Mau Tempati Rumah Dinas

SELUMA – Nasib tiga rumah dinas (rumdin) yang diperuntukkan bagi ketua dan dua wakil ketua ...

error: Content is protected !!