Jumat , 28 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Warga Karang Tinggi Protes Jalan Tanpa Siring

Warga Karang Tinggi Protes Jalan Tanpa Siring

PROTES: Warga Desa Karang Tinggi memprotes kegiatan pembangunan jalan yang tidak membuatkan siring untuk saluran pembuangan air. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Warga Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi memprotes pembangunan jalan yang tidak menyediakan siring untuk saluran pembuangan air. Akibatnya, halaman rumah warga saat ini lebih rendah daripada badan jalan.

“Kami khawatir, kalau hujan air masuk ke dalam rumah,” terang Ketua Forum BPD Benteng, Albert Satya Jaya, SE, Minggu (11/8).

Dijelaskannya, sebelum memulai pembangunan jalan tidak pernah ada sosialisasi dengan warga. Warga juga sudah menaruh curiga, karena pembangunan jalan pas-pasan untuk lebar badan jalan. “Lebarnya 6 meter,” ujarnya.

Albert mengakui jika pembangunan hanya itu, warga merasa keberatan. Kepada pihak pelaksana atau bagian perencana kegiatan untuk dapat meninjau ulang hasil kegiatan. Diakui Albert pihaknya siap bernegosiasi atau bermusyawarah dengan warga. “Yakni apabila dibutuhkan lahan untuk membuat siring maka warga siap membantu memberikan luas yang dibutuhkan di masing-masing halaman warga,” katanya.

Namun, yang terjadi justru belum ada sama sekali pihak pelaksana kegiatan yang datang menghubungi warga ataupun Pemerintah Desa untuk mencari solusi mengenai jalan tanpa siring. Saat ini, memang sedang suasana musim kemarau. Namun, menurut Albert siapa yang bisa memprediksi bahwa hujan tidak akan turun. Ia khawatir saat ada hujan tiba-tiba maka warga tidak ada kesempatan untuk mengalirkan air. “Jelas saat ini tinggilah badan jalan daripada rumah warga,” tukasnya.

Sementara itu, penanggung jawab pelaksana kegiatan sedang tidak berada di lapangan karena sedang libur lebaran Idul Adha. Dari pekerja yang menjaga mesin alat berat yang bernama Erwin, menyatakan bahwa pihaknya hanya bekerja berdasarkan instruksi yang ada petunjuk pada perencanaan kegiatan. Sementara untuk tuntutan atau protes warga secepatnya akan disampaikan kepada pimpinan. “Senin (12/8) pekerja akan masuk kembali, dan siap kami sampaikan,” demikian Erwin. (vla)

Berita Lainnya

Katana Bentuk Keluarga Tangguh

BENTENG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah, mempersipkan Program Keluarga Tangguh Terhadap …