Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Metropolis / Anggaran LPJU Ditambah

Anggaran LPJU Ditambah

Teuku Zulkarnain

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp 10 miliar dalam APBD Perubahan 2019, untuk memperbaiki kondisi lampu jalan yang rusak se-Kota Bengkulu.

“Ya Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai leading sector dalam menangani lampu jalan mendapatkan anggaran tambahan sekitar Rp 10 miliar dalam APBD Perubahan. Karena anggaran lampu jalan ini memang menjadi skala prioritas,” kata Wakil Ketua II DPRD Kota, Teuku Zulkarnain, SE, Senin (12/8).

Sambung Teuku, untuk pemasangan lampu jalan kota tersebut secara teknis merupakan tanggung jawab dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota. “Yang kita harapkan dalam pemasangannya nanti sesuai prosedur. Diketahui kalau pemasangan lampu ini dari pusat kota sampai menuju Bandara. Secara jumlah dan teknisnya nanti Dinas Perhubungan Kota yang punya wewenang,” ujarnya.

Sementara Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota, Hamsi, A.Md menuturkan, pihaknya mendukung apabila anggaran berkaitan dengan perbaikan lampu jalan tersebut. Sebab menurutnya, kerusakan lampu jalan se-Kota Bengkulu ini sudah sangat mendesak dan perlu ada tindakan khusus.

“Bisa dilihat sendiri kondisi kota ini sepanjang jalan masih gelap gulita. Penyebabnya masih banyak lampu jalan yang padam, tidak diperbaiki. Makanya dalam proyek pengadaan lampu jalan nanti jangan sembarangan. Alias ketika dianggarkan, jangan membeli barang yang tidak sesuai spesifikasi,” ingat Hamsi.

Ditambahkan Hamsi, anggaran untuk perbaikan lampu jalan itu agar bisa digunakan sebaik mungkin. Sebab masih banyaknya ditemukan adanya lampu jalan di wilayah Kota Bengkulu yang padam. Apalagi masyarakat mengetahui jika penghasilan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Kota Bengkulu cukup besar.

“Apalagi PPJ yang terus besar setiap tahunnya harus diimbangi dengan kondisi lampu jalan yang baik. Karena sudah sewajarnya kerusakan lampu jalan itu harus diperbaiki keseluruhan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hamsi, penerangan jalan di lingkungan sangat penting guna mengurangi kasus tindak kejahatan seperti perampokan. Oleh karena itu dinas terkait yang sudah mendapat tugas perbaikan lampu jalan harus bertanggung jawab masalah penerangan lampu jalan karena warga diwajibkan bayar pajak.

“Ya paling penting itu dinas terkait harus selalu rutin mengecek tiap lampu jalan yang mati. Demi mendukung program pemerintah Bengkulu terang benderang. Kalau ditemukan lampu rusak segera diperbaiki, mengingat lampu jalan sangat penting bagi masyarakat,” tegasnya.

Anggota DPRD Kota, Suimi Fales mengatakan, masalah lampu jalan merupakan masalah klasik yang tak kunjung tuntas. Oleh karena itu, menurutnya perlu menjadi perhatian bersama.

“Ya misalnya saja seperti dari arah Bandara dan pelabuhan itu masih banyak lampu jalan dibiarkan rusak. Seharusnya pemerintah memang harus cepat tanggap. Karena kota ini merupakan ibukota provinsi. Kalau kota saja sudah gelap, apa kata orang yang berkunjung ke Bengkulu,” tukasnya. (new)

Berita Lainnya

Turun ke Jalan, Murid SD Negeri 62 Galang Sumbangan untuk Bayar Ganti Rugi Lahan Sekolah

BENGKULU– Polemik soal ganti rugi lahan SD Negeri 62 Sawah Lebar Kota Bengkulu terus berbuntut ...

error: Content is protected !!