Kamis , 12 Desember 2019
Home / Breaking News / Bangun Motivasi Atlet, Coach Indra Sjafri Hadir di Bengkulu

Bangun Motivasi Atlet, Coach Indra Sjafri Hadir di Bengkulu

BERSAMA : Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto bersama Indra Sjafri saat Coaching Clinic Sepakbola Usia Dini di lapangan Brimob, Selasa(13/8). (foto : ist/rb/mediacenter). 

BENGKULU– Demi melahirkan bibit pesepakbola berprestasi di Provinsi Bengkulu pada masa mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu menggelar Coaching Clinic Sepakbola Usia Dini di lapangan Brimob, Selasa(13/8) yang menghadirkan Pelatih Tim Nasional U-23 Indra Sjafri.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto menyampaikan selamat datang atas kehadiran coach Indra Sjafri di Bumi Rafflesia, semoga momen ini dapat memotivasi para pesepakbola muda (usia dini) dapat berprestasi di masa mendatang.
“Kehadiran coach Indra kesini sangat bagus,
untuk meningkatkan geliat semangat para insan sepakbola di Bengkulu dan semoga dapat menyalurkan ilmu sepakbola yang baik kepada anak-anak yang merupakan generasi masa depan,” ujar Gotri
Gotri menambahkan Bengkulu sekarang sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah event nasional pekan olahraga wilayah (Porwil) X Sumatera 2019. Dan sekarang semua sedang dalam tahap proses pembangunan venue pada beberapa cabang olahraga.
“Kita sedang persiapkan semua hal, dari mulai venue hingga atlet guna menjadi tuan rumah ajang Porwil X Sumatera. Cabang sepakbola juga menjadi salah satu yang dipertandingkan, semoga atlet sepakbola dapat menyerap arahan dari coach Indra agar pada kompetisi sesungguhnya dapat diterapkan sehingga nanti menorehkan prestasi,” terang Gotri
Sementara, Coach Indra Sjafri mengatakan dalam membangun sepakbola perlu dilakukan secara bersama, diantaranya yang utama perlu menyiapkan sumber daya kepelatihan yang mumpuni, sebab jika beribu pelatih hebat muncul, pemain hebat pun dapat tercipta.
“Dalam hal pembinaan usia dini, Federasi (PSSI) sudah memulainya dengan mengadakan kompetisi secara jenjang usia. Ini merupakan hal bagus, sebab pada usia 6-12 tahun pola pikir anak masih fresh,” jelas Indra
Lebih lanjut, pembangunan sarana prasarana wajib dibangun untuk menunjang kemampuan atlet, sehingga memperoleh prestasi yang membanggakan. Setiap daerah selalu masuk radar pantauan dalam memilih pemain untuk tim nasional, tidak terkecuali di Bengkulu. Namun, perlu didukung dengan skill, sikap, dan integritas.
“Cita-cita kita bersama adalah Sepakbola dapat masuk ke Piala Dunia, namun semua pihak perlu bersinergi. Semua membutuhkan proses, rajin latihan merupakan langkah awal, jika rutin dan tekun, bukan tidak mungkin putra Bengkulu dapat masuk Timnas,” pungkas Indra.(rls/mc)

Berita Lainnya

Fakta- fakta Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unib, Wina Mardiani

BENGKULU– Tiga hari sejak penemuan jenazah Wina Mardiani, mahasiswi semester V, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, ...

error: Content is protected !!