Senin , 26 Agustus 2019
Home / Daerah / Lebong / Sapi Kurban Terjangkit Cacing Hati

Sapi Kurban Terjangkit Cacing Hati

DIPERIKSA: Tim kesehatan hewan dari Disperkan Kabupaten Lebong, tengah memeriksa daging hewan kurban yang telah disembelih. (foto: aris/rb)

LEBONG UTARA – Hasil pemeriksaan tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, masih ditemukan beberapa hewan kurban yang terjangkit cacing. Salah satunya sapi yang disembelih di Masjid Ar Rahman Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara. Tim kesehatan menemukan cacing di bagian hati dan usus.

Namun secara umum daging hewan kurban, yakni 202 sapi dan 152 kambing yang disembelih dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah di Kabupaten Lebong Minggu (11/8) aman dikonsumsi. ‘’Hanya beberapa sapi saja yang ditemukan cacing pada hati dan ususnya. Namun untuk dagingnya, semuanya steril sehingga aman dikonsumsi,’’ ujar Kepala Disperkan Kabupaten Lebong, Emi Wati, SE, M.Ak.

Khusus untuk bagian hati yang terserang cacing, lanjut Emi, seluruh bagian hatinya dibuang secara utuh karena berisiko terhadap kesehatan. Sementara untuk bagian usus, hanya cacingnya saja yang dibersihkan. Bagian ususnya tetap aman dikonsumsi.

‘’Sebenarnya seluruh organ hewan kurban yang terserang cacing, aman dikonsumsi sepanjang masyarakat mengolahnya dalam kondisi benar-benar matang,’’ papar Emi.

Terpisah, Kabid Peternakan, Disperkan Kabupaten Lebong, drh. Ferdi Ferdian memastikan secara umum daging hewan yang dikurbankan aman dikonsumsi. Soalnya Disperkan melakukan pemeriksaan ganda terhadap hewan yang dikurbankan. Pemeriksaan pertama dilakukan sebelum hewan disembelih dan pemeriksaan kedua dilaksanakan ketika hewan sudah disembelih. ‘’Untuk organ hewan kurban yang terkontaminasi cacing selain bagian usus, seluruhnya dimusnahkan agar tidak terkonsumsi oleh masyarakat,’’ tukas Ferdi.

Pantauan RB, dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban Disperkan membentuk 4 tim yang bertugas turun ke lapangan. Setiap tim meliputi 3 orang dokter hewan dan 9 petugas kesehatan hewan. Dalam pemeriksaan pertama, tim mengecek kelayakan hewan yang akan dikurbankan. Hewan yang akan dikurbankan harus dipastikan tidak memiliki cacat kesehatan. Dalam pemeriksaan kedua, tim akan memeriksa daging hewan yang disembelih untuk memastikan terbebas dari penyakit lain, seperti cacing pita. (sca)

Berita Lainnya

Copot Kadis PUPR Provinsi

LEBONG SAKTI – Kendati tahun anggaran tinggal menyisakan waktu efektif 3 bulan, Dinas Pekerjaan Umum ...

error: Content is protected !!