Senin , 26 Agustus 2019
Home / Borgol / Tak Pulangkan Anak, Polisikan Eks Suami

Tak Pulangkan Anak, Polisikan Eks Suami

MULYADI

BENGKULU – Seorang ibu rumah tangga, EK (sengaja diinisialkan,red), warga Kelurahan Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung melaporkan mantan suaminya berinisial, Dr ke Polda Bengkulu. Disebutkan kalau Dr telah melarikan anak dibawah umur yang tak lain anak kandung EK.

Apa yang dilakukan EK, terpaksa, karena Dr tak kunjung mengembalikan anak hasil dari perkawinan pasangan tersebut. Padahal  EK sebagai pemegang hak asuh atas anak itu.

Di hadapan penyidik saat membuat laporan EK  mengakui pada 9 April 2019 lalu sudah ada putusan dari pengadilan yang mengabulkan gugatan pelapor untuk bercerai dengan terlapor. Pada putusan tersebut juga ditetapkan jika hak asuh terhadap anak mereka diberikan kepada EK ibu kandung anak itu. Namun saat dihubungi via handphone, ternyata anak pelapor tersebut masih berada di Pagaralam Sumsel.

Pelaksana Harian (Plh) Kabid Humas Polda Bengkulu, Kompol. H. Mulyadi, SH membenarkan kalau EK melaporkan mantan suaminya sebagai pelaku melarikan anak dibawah umur yang tak lain anak kandungnya sendiri. ‘’Dr itu ayah kandung dari anak yang disebutkan pelapor telah dilarikan itu. Memang dari putusan pengadilan pelapor sebagai pemegang hak asus atas anak itu. Untuk mendapati kejelasan dan posisi sebenarnya dari perkara itu, tentu kita akan panggil Dr untuk dimintai keterangannya,” ujar Mulyadi.

Mulyadi mengemukakan dalam perkara ini tentu saja penyidik juga akan mempertimbangan dampak dari laporan ini terhadap  psikologis anak. Bagaimanapun yang berperkara (pelapor dan terlapor) sama-sama orangtua kandung anak itu. “Yang jelas nantinya akan kita dalami terlebih dahulu, kita juga akan mengedepankan psikis anak dari perkawinan pasangan yang sudah bercerai itu. Jangan sampai malah berdampak buruk bagi si anak,” jelas Mulyadi.(zie)

Berita Lainnya

Pekerjaan Tak Tuntas, Diduga Tak Sesuai RAB, Polres Sidik Proyek Fisik di DKP Kota 

BENGKULU – Satreskrim Polres Bengkulu terus menggeber pemeriksaan dugaan korupsi pembangunan atau rehabilitasi sarana dan ...

error: Content is protected !!