Senin , 26 Agustus 2019
Home / Daerah / Kaur / Bapak Ditangkap Polisi, Anak Tertipu Rp 6 Juta

Bapak Ditangkap Polisi, Anak Tertipu Rp 6 Juta

KETERANGAN : Korban penipuan saat dimintai keterangan penyidik kemarin di Mapolres Kaur.(foto: albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Aksi penipuan yang mengatas namakan Kapolres Kaur, kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Ficky Ananda (20), anak dari tersangka ilegal loging AL, yang tengah ditahan oleh penyidik Polres Kaur. Warga Desa Kedataran Kecamatan Maje ini dengan mudah memenuhi seluruh permintaan uang dari Kapolres gadungan yang menelfonnya.

Dengan harapan proses hukum ayahnya dihentikan, sehingga tidak perlu sampai ke persidangan. Total uang yang ditransferkan oleh Ficky ke Kapolres gadungan itu mencapai Rp 6 juta. Ficky bertambah yakin karena kapolres gadungan tersebut meminta dia menyimpan bukti transfer. Kemudian memintanya datang ke esokan harinya ke Mapolres Kaur membawa bukti transfer tersebut. Ficky juga tidak melakukan crosscheck ke Polres Kaur, karena Kapolres gadungan itu meminta dirinya tidak menceritakan ke siapapun perihal uang tersebut.

Penipuan ini sendiri terjadi Jumat (9/8) lalu. Korban sadar telah tertipu lantaran nomor handphone kapolres gadungan yang menelfonnya sudah tidak aktif lagi. Kemudian korban langsung melaporkan hak ini ke Mapolres Kaur, Selasa (13/8).

“Saat saya hubungi, oknum ini meminta agar tidak ada yang tahu akan uang yang ditransfer. Dan meminta agar saya kembali mengirim uang untuk anaknya yang lagi sekolah kepolisian Rp 2 juta. Saya transfer setelah itu saya hubungi lagi dan kapolres gadungan ini minta lagi uang Rp 2 juta saya tidak punya lalu saya kirim Rp 1 juta. Jadi total Rp 6 juta di tiga rekening yang berbeda,” kata Ficky kepada RB.

Saat Ficky pergi ke Polres Kaur Sabtu (10/8) tidak satupun yang mengetahui perihal uang itu. Sehingga menambah yakin dirinya telah tertipu. Tidak hanya keluarga Ficky yang dihubungi, salah keluarga tersangka ilegal logging lainnya, Tu, juga dihubungi oleh orang yang mengaku kapolres tersebut. Tetapi keluarga Tu cepat datang ke Mapolres Kaur untuk konfirmasi ke penyidik.

Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Ahmad Khairuman, SE membenarkan kasus penipuan yang mengatas namakan Kapolres Kaur tersebut. Bahkan menurut kasat, kejadian ini tidak satu kali namun sudah berulang. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung melacak lokasi orang yang mengaku sebagai Kapolres Kaur itu. Ternyata berada di Provinsi Sulawesi Selatan Kota Sinderang Rapapang Kecamatan Pitu Riawa.

“Dengan kejadian ini kita imbau warga untuk waspada jika ada yang mengatas namakan Kapolres Kaur. Karena kejadian ini bisa terjadi pencatutan nama pejabat baik itu Polri dan juga Kejaksaan serta lainnya. Untuk korban hanya kita mintai keterangan saja, bagai mana kejadian sebenarnya tadi oleh penyidik,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kaur. (cik) 

Berita Lainnya

Kelelahan Jemaah Haji Asal Kaur Meninggal di Padang

KOTA BINTUHAN – Siang ini,  Sabtu (24/8) jemaah haji asal Kabupaten Kaur tiba di Kaur. ...

error: Content is protected !!