Senin , 26 Agustus 2019
Home / Daerah / Lebong / Camat Rimbo Terancam Nonjob

Camat Rimbo Terancam Nonjob

Mustarani Abidin

PELABAI – Camat Rimbo Pengadang, Januar Pribadi, S.Sos, M.Si dalam waktu dekat dipastikan nonjob. Namanya masuk daftar teratas dari belasan PNS yang dievaluasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong.

Mantan Kabid Tenaga Kerja, Dinas Ketenagaan Kerja dan Transmigrasi itu dinilai melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) karena sebulan belakangan terpantau tidak masuk kerja.      Sanksi itu sesuai aturan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Bahkan jika absensinya terbukti tidak masuk 46 hari, dipastikan Pemkab Lebong akan menempuh langkah tegas dengan pengusulan pemecatan. ‘’Kita lihatlah seperti apa hasil evaluasi nanti,’’ ujar Sekda Kabupaten Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si.

Diakuinya, Januar sempat dipanggil guna klarifikasi atas pengaduan masyarakat ke Pemkab Lebong. Sesuai hasil klarifikasi, Januar mengaku jarang masuk kantor karena sakit.  Bahkan sebulan terakhir, terpantau tidak pernah mengikuti agenda rapat yang dilaksanakan Pemkab Lebong. ‘’Hal itu juga yang menjadi alasan kami mengevaluasi kinerjanya sebagai camat,’’ terang Mustarani.

Terlepas soal sanksi terhadap jabatannya, versi Mustarani, tindakan Januar jelas akan merugikan dirinya sendiri karena karena mempengaruhi Tunjangan Kinerja (Tukin) yang akan diterimanya. Mengingat absensi termasuk salah satu indikator vital penilaian kinerja pegawai. Artinya Tukin akan dibayarkan sesuai dengan kinerja pegawai. ‘’Camat merupakan perpanjangan tangan Pemkab dalam menjalankan setiap program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, makanya camat harus proaktif,’’ tutur Mustarani.

Sementara Camat Rimbo Pengadang, Januar Pribadi, S.Sos, M.Si tidak menampik dirinya memang sering tidak masuk kerja belakangan ini. Itu karena ia menjalani pengobatan ke luar Bengkulu akibat sakit yang dideritanya. Terkait sanksi yang akan diberikan Pemkab Lebong, ia mengaku siap menjalaninya. ‘’Namanya salah, tentu saja saya siap disanksi,’’ ujar Januar.(sca)

Berita Lainnya

Copot Kadis PUPR Provinsi

LEBONG SAKTI – Kendati tahun anggaran tinggal menyisakan waktu efektif 3 bulan, Dinas Pekerjaan Umum ...

error: Content is protected !!