Selasa , 10 Desember 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Pasien Thalasemia Hanya Bisa Transfusi Darah

Pasien Thalasemia Hanya Bisa Transfusi Darah

Asep Setia Budiman

CURUP – RSUD Curup menjadi salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk pelayanan peserta BPJS Kesehatan. Hanya saja ada beberapa pasien yang masih belum bisa dilayani maksimal karena adanya keterbatasan fasilitas. Salah satunya bagi pasien penderita Thalasemia yang merupakan suatu penyakit kelainan genetik yang memengaruhi produksi sel darah merah.

Untuk itulah hingga saat ini, untuk konsultasi kesehatan dan memenuhi kebutuhan obat, pasien Thalasemia harus ke RSUD M. Yunus Bengkulu. Karena di RSUD Curup baru bisa memenuhi pelayanan sebatas kebutuhan transfusi darah yang dibutuhkan pasien. Sedangkan untuk fasilitas dokter beserta obat-obatan pasien Thalasemia, belum tersedia di RSUD Curup.

Kepala Kantor Cabang (Kacab) BPJS Curup Syahfrudin Imam Negara, S.Si melalui PPS Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan Gita Ramdini, S.Kep menjelaskan, memang salah satu kendalanya karena ketersediaan tenaga medis dalam hal ini dokter Hemathology atau dokter spesialis kelain darah belum ada di RSUD Curup. Termasuk untuk ketersediaan obat khusus pasien thalasemia juga belum ada. ‘’Tapi kalau hanya sekadar transfusi darah untuk pasien, di RSUD Curup tetap bisa dilayani,’’ terang Gita.

Ditambahkan Gita, untuk pelayanan transfusi darah, bisa dilakukan dan biasanya paling cepat seminggu satu kali atau dua Minggu sekali atau sebulan sekali, hal ini tergantung kondisi pasien. ‘’Selama ini pasien memang biasanya langsung ke rumah sakit M. Yunus. Karena idealnya dokter spesialis itu maunya pasien langsung pelayanan satu paket. Mulai dari transfusi, sekaligus konsultasi kesehatan dan pemberian resep obat, bukan hanya sekadar mengambil obat. Agar si pasien benar-benar bisa di pantau kondisi kesehatannya,’’ imbuh Gita.

Terpisah, Direktur RSUD Curup drg. Asep Setia Budiman yang dikonfirmasi RB menuturkan hal yang hampir senada. Mereka bukan tidak melayani pasien penderita Thalasemia. Karena memang RSUD Curup belum memiliki dokter spesialisnya beserta obat-obatan untuk pelayanan pasien tersebut.

‘’Tapi kalau memang mendesak dan setiap saat pasien untuk melakukan trasnfusi darah, tetap bisa dilayani di RSUD Curup. Karena memang untuk dokter Hemathology atau dokter spesialis kelain darah tidak banyak di Indonesia dan biasanya ada di rumah sakit pusat provinsi,’’ terang Asep.(dtk)

Berita Lainnya

Fokus Kembangkan Potensi Wisata Rejang Lebong

CURUP – Bupati Rejang Lebong Dr. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si mengungkapkan, mereka akan fokus ...

error: Content is protected !!