Selasa , 10 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Pelajar SMP dan Pemuda Disel

Pelajar SMP dan Pemuda Disel

ASUSILA: Tersangka kasus asusila, AAS (20) diamankan di Polsek Lais.(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Siswa SMP berinisial KH (15) warga Kecamatan Padang Jaya dan pemuda berinisial AA (20) warga Desa Air Manganyau, Kecamatan Batik Nau diringkus polisi. Keduanya menjadi tersangka kasus mesum di TKP berbeda.

Tersangka KH dijemput polisi di rumahnya pukul 22.00 WIB, Senin (12/8) atas kasus percobaan perkosaan yang dilakukannya pada Senin pagi. Korbannya wanita dewasa berumur 27 tahun yang tak lain tetangganya sendiri. Kejadiannya berawal saat korban sedang buang air besar di semak-semak setelah mandi di sungai. Saat itu korban tak melihat seorangpun di sekitar lokasi. Tiba-tiba KH datang dari dalam semak-semak tanpa mengenakan busana dan mencoba memperkosa korban.

Korban yang berhasil lari namun terjatuh dan langsung dibekap tersangka. Namun korban masih bisa berteriak dan akhirnya warga berdatangan. Melihat warga berdatangan, tersangka kabur dan keluarga korban melaporkan kejadian ini sore harinya ke polisi.

Di TKP lain, anggota Polsek Lais meringkus AA (20). Ia diduga melakukan asusila terhadap anak di bawah umur. Orangtua korban melapor ke Polsek Lais, kemarin pagi. Polisi gerak cepat menangkap tersangka di rumahnya dan dijebloskan ke sel tahanan. AA mengkaui perbuatannya dan terancam 15 tahun penjara lantaran melanggar UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery S Nainggolan, S.IK mengatakan polisi melakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Untuk kasus di Padang Jaya, meksipun tersangkanya berstatus anak-anak, namun ancaman hukuman atas perbuatan percobaan pemerkosaan 8 tahun. “Untuk pelaku yang masih anak kita jerat dengan pasal 285 KUHP tentang perkosaan jo pasal 53 KUHP tentang percobaan. Untuk ancaman hukumannya dipotong sepertiga,” terang Kasat Reskrin.(qia)

Berita Lainnya

Kapasitas Kapal Terbatas, Angkut Hasil Panen Pisang Terendah

ARGA MAKMUR – Sebulan ini masyarakat Kecamatan Enggano mengeluh, sebagian besar pisang hasil perkebunan warga ...

error: Content is protected !!