Senin , 26 Agustus 2019
Home / Borgol / Penyidik Pidsus Panggil Saksi

Penyidik Pidsus Panggil Saksi

Emilwan Ridwan

BENGKULU – Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat pemanggilan terhadap saksi guna dimintai keteranganya. Permintaan dalam kapasitas sebagai saksi tersebut dilakukan penyidik lantaran perkara penjualan lahan hibah Pemkot Bengkulu sudah dinaikkan dari penyelidikan (Lidik) ke penyidikan (Dik).

Bila sebelumnya pemanggilan dan memintai keterangan sejumlah pihak masih tahap klarifikasi perkara yang masih tahap penyelidikan, kali ini pemanggilan pihak-pihak terkait itu sebagai saksi untuk dibuat berita acara pemeriksaan (BAP). Sebagaimana dijelaskan Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan, SH, MH melalui Kasi Pidsus, Oktalian Darmawan, SH, MH kepada RB, Senin (13/8). “Sebelumnya kita undang untuk klarifikasi. Untuk pemanggilan kali ini, karena tahapnya sudah naik penyidikan, sejumlah pihak dimintai keterangan sebagai saksi,’’ jelas Okta.

Siapa saja saksi yang akan dimintai keterangan tersebut? Okta mengaku tentunya pihak-pihak yang terkait dengan dugaan korupsi memperjualkan lahan hibah pemkot dengan seluas 62,9 hektare di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring. “Baik dari pemerintah Kota Bengkulu, pihak swasta, maupun dari masyarakat,” ujar Okta.

Okta juga mengungkapkan pihaknya akan meminta keterangan dari tim 9 yang melakukan proses pembebasan lahan yang dihibahkan itu. “Untuk tim 9, mereka juga sudah beberapa kali dimintai klarifikasi saat penyelidikan. Semuanya cukup kooperatif. Kapanpun dipanggil mereka datang memberikan keterangan,” paparnya.

Sekadar mengingatkan, pengusutan dugaan memperjualkan lahan hibah milik Pemkot Bengkulu ini gencar dilakukan penyidik Pidsus Kejari Bengkulu. Sebelumnya pada proses penyelidikan, tim juga sudah melakukan klarifikasi terhadap beberapa pihak. Tak lama berselang statusnya langsung ditingkatkan menjadi penyidikan hingga penyidik pun melakukan penggeledahan terhadap Kantor Lurah Bentiring, Kantor Camat Muara Bangkahulu dan Kantor Bagian Pemerintah Setda Kota Bengkulu. Malahan Kantor ATR/BPN Kota Bengkulu juga didatangi penyidik untuk cross check status hukum lahan tersebut.(zie)

Berita Lainnya

Pekerjaan Tak Tuntas, Diduga Tak Sesuai RAB, Polres Sidik Proyek Fisik di DKP Kota 

BENGKULU – Satreskrim Polres Bengkulu terus menggeber pemeriksaan dugaan korupsi pembangunan atau rehabilitasi sarana dan ...

error: Content is protected !!