Minggu , 23 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Komplek Rumdin Bupati Jadi Lokasi Mabuk

Komplek Rumdin Bupati Jadi Lokasi Mabuk

AMANKAN: Belasan wanita malam dan pelajar diamankan anggota Satpol PP dalam razia rutin, Kamis (15/8).(foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Sedikitnya 32 orang berhasil diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama TNI dalam razia rutin kemarin malam (15/8) pukul 01.00 WIB.

Mirisnya, komplek rumah dinas (Rumdin) Bupati di Lapangan Sekundang banyak ditemukan anak muda sedang mabuk minum tuak.

Dari 32 orang yang diamankan, yakni 10 orang dari komplek rumdin bupati. Saat didatangi Satpol PP, para pemuda yang mayoritas pelajar ini berhamburan menghindari kejaran Satpol PP. Namun Satpol PP tetap bisa menangkap dan mengamankan pemuda yang mabuk berserta barang bukti minuman jenis tuak.

Selain menyasar komplek rumdin bupati yang dijadikan lokasi mabuk, anggoata Satpol PP juga menyasar kafe, hotel, dan kontrakan yang ada di Kota Manna dan Pasar Manna.

Saat di salah satu kafe Pasar Bawah, Satpol PP berhasil mengamankan belasan wanita malam yang sedang bekerja. Mereka diangkut ke kantor Satpol PP, karena tidak tidak memiliki KTP.

Dikatakan Kasatpol PP Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, MM razia merupakan giat rutin Satpol PP dalam rangka menciptakan keamanan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Selain itu juga Satpol PP kerap mendapat lapoan dari masyarakat banyak pelajar yang mabuk-mabukan di kompleks rumdin bupati.

Karena itu Satpol PP turunkan satu pelton anggota dan berhasil mengamankan 32 orang. Merek dari para pelajar yang sedang mabuk beserta wanita malam.

‘’Dari laporan masyarakat tersebut, kita juga langsung mendatangi lokasi Lapangan Sekundang. Ternyata benar, saat anggota tiba banyak ditemukan pelajar dan pemuda yang sedang mabuk tuak. Selain itu juga belasan wanita diamankan lantaran tidak memiliki identitas,” terang Kasatpol PP.

Selanjutnya puluhan orang yang diamankan di kantor Satpol PP itu didata. Bagi yang pelajar dipanggil orang tuanya. Untuk kompleks rumdin bupati, Satpol PP mengimbau untuk tidak dijadikan lokasi mabuk. Bila masih ditemukan ada yang mabuk Satpol PP akan menindak.

“Khusus lokasi Lapangan Sekundang jangan dijadikan lokasi mabuk. Apalagi pelajar, kita akan terus menggelar razia rutin,” demikian Susmanto.(tek)

Berita Lainnya

Seminggu Hilang, Motor Ditemukan

KOTA MANNA –Polsek Kedurang berhasil mengamankan satu unit motor jenis Yamaha Mio M3 warna putih …