Rabu , 23 Oktober 2019
Home / Breaking News / Keluhkan Minimnya Perhatian Koni

Keluhkan Minimnya Perhatian Koni

LATIHAN : Tampak para atlet Cabor Sepakbola sedang melaksanakan latihan di Lapangan Sepak Bola Lanal Bengkulu, Selasa (20/8). (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Cabang Olahraga (Cabor) Sepakbola merupakan salah satu peserta Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera. Saat ini, Cabor tersebut sedang mengeluhkan terkait kejelasan training camp (TC) terpusat. Hal itu dikarenakan, saat TC berjalan cabor ini mengeluhkan anggaran para atlet, pelatih dan kru dikarenakan hingga saat ini masih menggunakan biaya sendiri untuk latihan. Untuk saat ini, pelatihan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Lanal Bengkulu secara rutin.

Pelatih Sepakbola,Muswar Bakhtari mengatakan jumlah atlet hasil seleksi yang dilaksanakan berjumlah 23 pemain. Namun jumlah tersebut masih belum pasti karena semuanya merupakan atlet dari Kota Bengkulu saja. Untuk itu, pihaknya berharap adanya atlet-atlet potensial yang dikirimkan dari masing-masing kabupaten/kota. Saat TC berjalan ini, ada beberapa kendala yang dikeluhkannya. Beberapa kendala tersebut yakni kejelasan TC terpusat. Itu dikarenakan jika adanya TC terpusat segera maka dapat berupaya mengatasi kendala dan kekurangan para atlet baik dari skill dan mentalitas dengan langkah-langkah yang baik dan terukur. Selain itu, pihaknya juga meminta adanya perhatian dari KONI Bengkulu karena hingga saat ini belum adanya perhatian untuk Cabor sepakbola. Akibatnya, pihaknya hingga saat ini belum berani untuk memberikan target kepada para atlet karena memang kondisi yang belum memungkinkan. Saat ini, latihan dilaksanakan secara rutin yakni pada hari selasa,kamis dan sabtu. Namun dalam latihan ini belum bisa secara maksimal karena masih ada kendala yang terjadi.

“Belum bisa sejauh itu kita membahas masalah target namun kami ingin yang terbaik, tentunya hal itu harus didukung penuh oleh KONI Bengkulu,”ungkapnya.

Ia menambahkan, Keluhan yang terjadi saat TC berjalan adalah terkait dengan pembiayaan dan anggaran para atlet dan kru pembantu. Pasalnya selama ini pihaknya menggunakan biaya pribadi dan dinilai belum maksimal untuk pelatihannya. Itu dikarenakan ada alat latihan yang kurang.
Untuk itu, ia berharap adanya bentuk perhatian dari KONI Bengkulu sehingga motivasi para altet muda tersebut dapat meningkat dan bakatnya semakin membaik. Pihaknya juga meminta agar TC terpusat segera dilaksanakan karena dikhawatirkan waktunya nanti kurang dan belum tertata secara maksimal. Apalagi target Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah yakni masuk lima besar. Tentunya hal itu merupakan sebuah perjuangan yang berat jika tidak diiringi bentuk perhatian terhadap para atlet.

“Harapan kita itu TC bisa segera berjalan karena takut jika telat nanti waktu latihannya kurang, kita juga ingin KONI dapat membantu mengumpulkan atlet-atlet potensial dari kabupaten/kota,”pungkasnya.(cup)

Berita Lainnya

Terima Kasih Nopian Andusti, Selamat Datang Hamka Sabri

BENGKULU– Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang diberikan Nopian Andusti selama ...

error: Content is protected !!