Kamis , 12 Desember 2019
Home / Metropolis / Mundur, Pengerjaan Jalan Tol Dimulai Akhir Tahun

Mundur, Pengerjaan Jalan Tol Dimulai Akhir Tahun

UKUR: Tim gabungan sedang melakukan pengukuran lahan di Kabupaten Bengkulu Tengah yang akan digunakan untuk lokasi jalan tol. Semetara jalan tolakan dibangun dari Kota Bengkulu ke Taba Penanjung. (foto: fintah/rb)

BENGKULU – Pekerjaan fisik jalan tol tahap pertama Kota Bengkulu-Taba Penanjung mundur dari target awal, Agustus ini. PT. Hutama Karya kembali menargetkan fisik akan dibangun akhir tahun 2019 hingga awal 2020 setelah pembebasan lahan tuntas, dan izin amdal selesai.

“Schedule (jadwal) tetap sesuai waktunya. Sekarang pada posisi appraisal (penilaian) dari BPN, setelah appraisal selesai, anggaran itu sudah tersedia. Dipastikan tahun 2021 sudah selesai,” ujar Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah.

Untuk memastikan pembangunan jalan tol di Bengkulu sesuai rencana dan tidak terkenda anggaran,  Rohidin juga sudah mendatangi kantor PT Hutama Karya pada awal Agustus lalu. Hasil pertemuan dipastikan pembangunan jalan tol tahap pertama sepanjang 17,6 KM berjalan sesuai rencana. Berdasarkan jadwal dari PT HK, fisik jalan tol akan dibangun akhir tahun ini.

“Tidak ada lagi terkendala anggaran, memang masih menunggu seluruh tahapan dari pembebasan lahan sampai izin amdal tuntas,” sambung Rohidin.

Lanjutnya, untuk memastikan bahwa semuanya tetap berjalan sesuai rencana, pihaknya tetap akan terus melakukan pemantauan perkembangan tahapan termasuk mendorong melalui wakil Provinsi Bengkulu yang ada di DPR RI.

“Disampaikan pihak Hutama Karya ditargetkan akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020, kontruksi itu harus mulai dikerjakan. Saya juga sudah bersurat ke DPR RI,” terangnya.

Pembangunan tol ruas Bengkulu – Curup – Lubuk Linggau dilakukan dalam tiga seksi. Mulai dari seksi awal Bengkulu – Taba Penanjung yang sekarang sudah memasuki penetapan lokasi (penlok). Setelah Penlok keluar, sudah dilakukan survey pematokan sepanjang ruas 17,6 Km, lanjut dilakukan appraisal oleh KJPP yang ditunjuk PUPR.

Untuk seksi kedua ruas Bengkulu – Lubuk Linggau akan dilakukan tahapannya pada 2020. Selanjutnya seksi akhir, merupakan tahap yang membutuhkan waktu yaitu ruas Kepahiang – Taba Penanjung, yang dalam perencanaan akan dibuat terowongan dengan panjang tunnel sekitar 7 Km. Serta menggunakan jembatan sepanjang 1,6 Km dengan tinggi tiang 92 meter.

Terpisah, Asisten 1 Setdaprov Hamka Sabri mengatakan hal serupa bahwa untuk proses pembebasan lahan menjadi tanggungjawab langsung Kanwil BPN Provinsi Bengkulu. Fisik baru bisa dilakukan setelah tahapan pembebasan lahan masyarakat dan izin amdal selesai. Namun dirinya tetap optimis bahwa pembangunan jalan tol akan dilakukan sesuai jadwal dari PT HK.

“Proses pemebebasan lahan langsung oleh BPN. Sejauh mana bisa ditanyakan langsung ke BPN,” demikian Hamka.

Baru Tuntas 7 Km

Sementara itu,  pengukuran lahan yang terkena imbas pembangunan jalan tol, sampai kemarin (20/8) baru mencapai 7,1 Km dari target sepanjang 17,6 Km. Kepala Kantor ATR/BPN Bengkulu Tengah (Benteng), Ir.Hazairin Masrie saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Sebelumnya, dijadwalkan September peletakan batu pertama pembangunan jalan tol, tapi ditunda karena pengukuran ulang belum selesai,” katanya.

Kendal yang dihadapi diantaranya lokasi pengukuran yang berupa perbukitan dan juga lembah serta beberapa aliran sungai, membutuhkan banyak waktu bagi tim gabungan untuk menyelesaikan pengukuran. Untuk saat ini tim gabungan sudah masuk pengukuran lahan di Desa Jumat Kecamatan Talang Empat Kabupaten Benteng. Lahan jalur tol di Desa Padang Ulak Tanjung dan Juga Desa Lagan telah selesai dilakukan pengukuran dengan total lahan sebanyak 37 bidang.

Selain itu, tim sudah mendapatkan kepastian bahwa lahan yang masuk dalam tapak tower Sutet dan juga di perkebunan PT Agri Andalas, siap digunakan setelah pihak pemilik lahan memastikan siap memberikan lahan untuk program pembangunan nasional tersebut.(key/vla)

Berita Lainnya

Pohon Tumbang Nyaris Celakai Pengendara

BENGKULU– Hujan badai dan angin kencang yang melanda Kota Bengkulu Rabu (11/12) petang sekitar pukul ...

error: Content is protected !!