Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Dana Rutilahu Masuk Ke Rekening Kelompok

Dana Rutilahu Masuk Ke Rekening Kelompok

CEK: Verifikasi yang dilakukan Tim Dinsos Mukomuko terkait calon penerima Program Penanganan Rutilahu.(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Dalam waktu dekat dana mencapai Rp 1,2 miliar, segera mengucur ke rekening warga Kabupaten Mukomuko. Dana ini, adalah untuk Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Kementerian Sosial.

‘’Nanti dananya masuk ke rekening kelompok yang sudah dibentuk. Lalu disampaikan lagi ke semua anggota kelompok,’’ terang Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Mukomuko Saroni, SH, didampingi Kabid Penanganan Fakir Miskin, Rabiadi, SE.

Dana Rp 1,2 miliar itu akan diperuntukkan kepada 80 unit Rutilahu, atau 80 keluarga penerima manfaat (KPM). Jadi masing-masing rumah bakal mendapatkan dana sekitar Rp 15 juta. Seluruh dana itu hanya diperbolehkan untuk pembelian material.

“Sedangkan upah tukang ditanggung sendiri. Itu gunanya dibentuk kelompok. Harapannya, mereka satu kelompok bisa bergotong royong dan bahu membahu. Jadi bisa terbantu untuk biaya upah tukang,” jelas Rabiadi.

Penerima program ini, kali ini tersebar di Kecamatan Ipuh. Yakni Rp 450 juta untuk di wilayah ini. Dana itu untuk penanganan 30 unit rumah. Rinciannya yakni 10 unit rumah di Desa Pasar Ipuh, 10 unit rumah lagi di Desa Medan Jaya serta 10 unit lagi di Desa Pulau Baru.

Juga jumlah yang sama, ngalir ke Kecamatan Sungai Rumbai. Yakni Desa Sidodadi, Banjar Sari, serta Mekar Sari. Masing-masing desa  10 unit rumah. ‘’Jadi setiap desa itu akan disalurkan Rp 150 juta. Karena ada 10 KK yang menerima,” jelas Rabiadi.

Kemudian Kecamatan Malin Deman sebesar Rp 150 juta. Yang mendapatkan dana itu warga  Desa Air Merah, juga 10 unit. Lalu 10 unit di Desa Aur Cina Kecamatan Selagan Raya. Berikutnya Kecamatan Air Rami, yakni Desa Marga Mulya. Lalu Kecamatan Teramang Jaya, adalah Desa Pasar Bantal.

‘’Sesuai ketentuan, dalam satu desa itu 10 unit. Berarti dibentuk 1 kelompok. Kenapa ia harus dalam satu desa, agar bisa saling tolong dalam mengerjakannya. Nantinya jika tidak seperti itu upah tukang akan menjadi tanggungan pemilik rumah,” jelas Rabiadi. (hue)

Berita Lainnya

Kekeringan Sawah Terancam Meluas

MUKOMUKO – Kekeringan lahan persawahan di Kabupaten Mukomuko terancam meluas. Sebab aksi rebutan air antar ...

error: Content is protected !!