Jumat , 20 September 2019
Home / Probis / Ekonomi Digital Dukung Bisnis Kreatif

Ekonomi Digital Dukung Bisnis Kreatif

SAMPAIKAN: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Joni Marsius bersama Kepala Tim Pengembangan Ekonomi dan Advisory Ri’fat Pasha saat menggelar rilis Kajian Ekonomir Regional Bengkulu kamis.(foto: ikshan/rb)

BENGKULU – Bank Indonesia (BI) mendorong penerapan ekonomi digital sebagai sumber ekonomi baru di Provinsi Bengkulu. Ekononomi digital adalah mendukung bisnis kreatif di masa depan, yang bisa menghasilkan pundi-pundi bagi pelakunya. Selain itu sektor pariwisata, yang terus mendapat polesan dari Gubernur dapat menjadi sumber ekonomi baru tambahan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Joni Marsius mengatakan kedua sektor ini bisa memicu naiknya pertumbuhan ekonomi jika dikelola secara baik. “Selain efisiensi ekonomi, dua hal ini bisa digunakan sebagai sumber ekonomi baru,” jelasnya saat menggelar pers rilis Kajian Ekonomi Regional Provinsi Bengkulu Triwulan kedua tahun 2019 di rumah makan Kampung Pesisir Pantai Panjang kamis (22/8).

Bank Indonesia sebut dia, senantiasa melacak kegiatan transaksi ekonomi digital, agar bisa terekam secara baik.  Upaya Bank Indonesia meluncurkan Quick Respon Indonesian Standar  (QRIS) sebagai standard QR code transaksi pembayaran digital. Dengan ini, merchant tidak perlu memajang QR code yang banyak karena QR Code nya bisa digunakan oleh aplikasi pembayaran digital.

“Tentunya dengan sistem pembayaran yang semakin maju dan efisien, kita harapkan akan mendukung berkembangnya aktivitas ekonomi. Selain itu, sektor pariwisata juga diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dimaksud,” jelasnya.

Menurut dia, program peningkatan sektor pariwisata yang terus gencar dlakukan Pemerintah-pemerintah di Daerah, termasuk Provinsi Bengkulu akan menimbulkan efek signifikant kepada percepatan pendapatan sumber ekonomi baru. Untuk menyongsong pariwisata tersebut, selain kesiapan infrastruktur pariwisata, perlu disiapkan pula SDM pariwisata yang juga sadar wisata.

“Tetapi semua ini bisa disiapkan agar para wisatawan bisa datang dan mau ke Bengkulu,” bebernya.

Segi lain yang juga perlu mendapat dorongan kuat adalah hilirisasi produk-produk di Bengkulu. Artinya penganekaragaman produk turunan dari satu bahan seperti sawit juga dirasa akan menjadi sumber ekonomi baru, selain percepatan pembangunan Pulau Baai dan jalan tol. “Semua ini bisa menjadi pemicu naiknya pertumbuhan ekonomi dari sumber-sumber ekonomi baru, yang diinginkan,” ungkapnya.(iks)

Berita Lainnya

Beli Pakaian, Promo Diskon 50 Persen

BENGKULU – Matahari Bencoolen Mall (Benmall) masih melanjutkan event Bazar Tabut di Atrium Benmall. Acara ...

error: Content is protected !!