Rabu , 20 November 2019
Home / Metropolis / Peternak Ayam Keluhkan Harga Turun

Peternak Ayam Keluhkan Harga Turun

MELIMPAH: Peternak ayam broiler hidup, mengalami kerugian karena harus menjual ayam broiler hidup seharga Rp 15.000/kg nya. Harga itu berada di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) yang mencapai Rp 15.000/kg.(foto: riko purnando/rb)

BENGKULU – Pasokan ayam potong atau ayam broiler di pasar tradisional saat ini sedang melimpah. Kendati demikian, jumlah pembeli tidak mengalami kenaikan. Alhasil, agar tidak terlalu merugi sejumlah pedagang ayam maupun peternak ayam potong terpaksa menurunkan harga jual ayam potong tersebut.

Saat ini harga ayam hidup di tingkat peternak, dijual ke distributor di kisaran Rp 15.000/kg. Selanjutnya, setelah dikelola menjadi ayam potong dijual kembali ke tingkat pedagang pengecer, dan dari pedagang eceran ayam potong itu dijual ke masyarakat seharga Rp 23.000/kg. Padahal, sebelumnya harga ayam potong di tingkat pengecer bisa mencapai Rp 30.000/kgnya. Hal itu terpaksa dilakukan pedagang, sebab bila mereka menjual dengan harga tinggi, pembeli pun sepi.

Salah seorang peternak ayam potong di Kota Bengkulu, Timan (48) mengatakan, mengaku masih mengalami kerugian karena harga jual ayam broiler alias ayam potong yang terus mengalami penurunan. Turunnya harga jual ayam potong disebabkan oleh pasokan ayam yang cukup melimpah.

Dikatakannya, saat ini untuk biaya Harga Pokok Produksi (HPP) ayam broiler hidup, berada di angka Rp 18.000/kgnya. Namun, ia terpaksa menjual ke distributor dengan harga jauh di bawah HPP, yakni Rp 15.000/kg. “Biaya pemeliharaan tinggi. Biaya pemeliharaan ayam saja mencapai Rp 18.000, tapi kami terpaksa jual di bawah itu, walau sebenarnya rugi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang distributor ayam potong di  Kota Bengkulu, Fauzi mengatakan, saat ini mereka menjual ayam potong dalam kondisi hidup kepada para pedagang Rp 15.000 perkg, harga jual ini jauh di bawah HPP. Sementara, dia mengaku membeli ayam hidup dari peternak, seharga Rp 14.000/kg. Sehingga ia mendapat untung Rp 1.000/kg nya.

“Kalau harga jual ayam broiler kondisi hidup di tingkat peternak saat ini berkisar Rp 13 ribu per kg untuk di wilayah Sumsel. Tapi kalau di Kota Bengkulu masih Rp 14 ribu per kg,” ujarnya.(cw3)

Berita Lainnya

226 ASN Ikuti Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat

BENGKULU– Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Rabu (20/11) ...

error: Content is protected !!