Minggu , 22 September 2019
Home / Pemilu / Gerindra Tetapkan Unsur Pimpinan DPRD

Gerindra Tetapkan Unsur Pimpinan DPRD

PIMPINAN DEWAN: Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Suharto menyerahkan SK penetapan Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu kepada Ketua DPC Partai Gerinda Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Senin (26/8).(foto: yudi/rb)

BENGKULU – DPP Partai Gerindra secara bertahap mulai menetapkan kader-kader terbaiknya menjadi unsur pimpinan di DPRD. Diantaranya untuk unsur pimpinan di DPRD Provinsi Bengkulu dan DPRD Kota Bengkulu. Nama kader yang ditetapkan menjadi unsur pimpinan atau Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu yakni Suharto dan untuk Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Marliadi.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Suharto mengatakan pihaknya sudah menyerahkan SK penunjukan unsur pimpinan definitif di DPRD Kota Bengkulu. Gerindra berhasil menduduki posisi nomor dua berdasarkan hasil pemilu lalu, Gerindra mendapatkan kursi Wakil Ketua I pada periode 2019-2024.

Tak hanya Wakil Ketua I DPRD Kota, untuk Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kota akan diduduki Nuzuludin. Penetapan ini berdasarkan SK dari DPP Partai Gerinda dan sudah diserahkan ke Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu.

Ia meminta agar penyerahan tersebut segera ditindaklanjuti dan unsur pimpinan tersebut langsung didefinitifkan secara resmi. Suharto juga mengingatkan unsur pimpinan yang ditetapkan tersebut tidak boleh berjalan sendiri-sendiri dan harus menjaga marwah partai khususnya terhadap masyarakat.

“Tentu kami diberi amanah yang mana perintahnya jaga marwah partai kepada masyarakat dan jangan sampai marwah partai tercoreng akibat ulah oknum-oknum,” ujarnya.

Suharto menambahkan, untuk unsur pimpinan dari Gerindra di DPRD Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan masih menunggu SK dari DPP. Menurutnya, partai tidak asal menunjuk kader-kadernya menjadi unsur pimpinan tanpa melalui pertimbangan yang matang. Adapun pertimbangan yang dilakukan partai seperti loyalitas kader terhadap partai dan pimpinan, dilihat track recordnya dari titik awal dan beberapa lainnya. Ada tim khusus yang melakukan penilaian di lapangan guna menentukan calon yang tepat agar tidak mencoreng nama besar Partai Gerindra.

“Tentunya tidak asal tunjuk saja, ada mekanismenya, ada pertimbangannya, yang menilai itu tim khusus. Hal itu dilakukan agar benar-benar menempatkan kader terbaik di posisi tersebut dan dapat menjaga marwah partai khususnya kepada masyarakat,” tutupnya.(cup)

Berita Lainnya

Wapada Adu Domba

PELABAI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, ...

error: Content is protected !!