Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Warga Taba Sating Keluhkan Lubang Jalan

Warga Taba Sating Keluhkan Lubang Jalan

LUBANG MENGANGA: Lubang besar dan dalam menganga di badan jalan raya Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai.(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Warga Desa Taba Sating Kecamatan Tebat Karai, mengeluhkan lubang menganga yang ada di badan jalan raya lintas Kepahiang – Pagar Alam, yang sejak beberapa tahun terakhir hingga saat ini belum kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Bahkan jalan milik pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut beberapa kali sempat menjadi pemicu kecelakaan kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.

Seperti yang dikeluhkan Heri Irawan (34), warga sekitar yang mengatakan lubang besar dan dalam yang menganga tersebut, berawal dari kerusakan kecil di badan jalan yang diduga disebabkan oleh pembangunan jalan yang terkesan asal-asalan. Sehingga semakin kesini lubang tersebut semakin membesar, bahkan bertambah diiringi tingginya intensitas kendaraan yang melintas di jalan penghubung antara Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Empat Lawang (Sumsel) tersebut.

“Lokasinya tepat di tikungan desa. Bahkan kalau hujan atau malam hari, lubang tersebut tak terlihat oleh pengendara baik motor maupun mobil. Sehingga kerap kali kami melihat pengendara khususnya motor terjatuh di tikungan itu karena ban motornya terperosok ke lubang tersebut,” cerita Heri.

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya Mulyanto (43), yang mengatakan warga setempat sudah beberapa kali mengeluhkan mengenai kondisi jalan tersebut kepada pihak kecamatan. Namun sampai saat ini belum tampak tanda-tanda bahwa jalan tersebut akan diperbaiki.

Untuk itu guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang kerap terjadi lantaran jalan berlubang tersebut, warga sekitar akhirnya berinisiatif memasang tanda dan plakat, sebagai petunjuk bagi pengguna jalan.

“Sudah pernah kita sampaikan kepada pihak kecamatan bahkan wakil rakyat kita di DPRD Kepahiang. Namun katanya jalan tersebut kewenangan pemerintah provinsi. Kami tidak begitu paham alur pemerintahan, yang kami harapkan hanya secepatnya jalan ini bisa segera diperbaiki,” demikian Mulyanto. (sly)

Berita Lainnya

Setahun Buron, Dibekuk

KEPAHIANG – Hampir setahun menjadi buronan Polres Kepahiang, WD (20) warga Desa Pulogeto, Kecamatan Merigi ...

error: Content is protected !!