Jumat , 20 September 2019
Home / Breaking News / Ketahuan Telpon Perempuan Lain, Suami Nyaris Tusuk Perut Istri

Ketahuan Telpon Perempuan Lain, Suami Nyaris Tusuk Perut Istri

DIAMANKAN : Kapolsek Bermani Ulu Raya Ipda Singgih Wirastho, SH bersama anggotanya saat akan menyerahkan pelaku KDRT ke Polres Rejang Lebong. (foto : ist/rb)

BERMANI ULU RAYA–  RH (39) warga Desa Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) diamankan Polsek setempat, Selasa (3/9).  RH diduga melakukan tindak pidana KDRT terhadap istrinya sendiri. RH nyaris menusuk sang istri dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Bermani Ulu beserta sebilah pisah yang nyaris melukai istri pelaku. Untuk pelaku dan barang bukti sudah kita serahkan sore ini ke Unit PPA Satreskrim Polres Rejang Lebong. Selanjutnya kasus ini kita limpahkan ke polres penyidikannya, terang Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kapolsek Bermani Ulu Ipda Singgih Wirastho, SH.

Dari keterangan korban, sambung Singgih, kejadian berawal saat korban mendapatkan laporan dari kedua anak perempuan mereka Senin (2/9) malam. Sang anak mengadu, kalau pelaku yang tidak lain adalah suami korban dan bapak dari anak mereka ketahuan sedang telponan dengan perempuan lain. Mendengar hal tersebut, korban lantas langsung memarahi sang suami. Serta mempertanyakan apa yang diadukan anak mereka.

“Hal ini membuat pelaku dan korban akhirnya cekcok mulut. Bahkan menurut keterangan korban, pelaku sempat memelintir tangan kiri korban sembari menampar korban dibagian pipi. Selanjutnya pelaku mendorong korban yang disaksikan langsung kedua anak mereka,”  terang Singgih.

Tidak hanya melakukan penganiayaan, sambung Singgih, setelah mendorong korban, pelaku mencabut pisau dan mengarahkan ke perut korban. Untung saja, salah satu anak mereka spontan bereaksi merebut pisau tersebut dan lari keluar rumah sembari minta tolong dengan warga sekitar. (dtk)

Berita Lainnya

Tiga Kali Imam Nahrawi Mangkir dari Panggilan KPK

JAKARTA – KPK kembali melayangkan surat panggilan ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ...

error: Content is protected !!