Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Golkar Fraksi Gemuk

Golkar Fraksi Gemuk

M Ali Saftaini

MUKOMUKO – Sebanyak tujuh fraksi terbentuk dan sudah disahkan. Terdiri, Fraksi Partai Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, Partai Perindo, Partai PDIP dan Fraksi Restorasi.

Fraksi paling gemuk, adalah Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar). Fraksi tersebut terbentuk, dengan bergabungnya dua partai. Yakni anggota DPRD Mukomuko dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dua orang. Lalu tiga orang dari Partai Golkar. Jadi semua beranggotakan lima orang.

Fraksi ini diketuai M. Yusak dari Daerah Pemilihan (Dapil) III lalu Sekretarisnya Syafa’at, S.Ag dari PKB.

Urutan kedua sama-sama berjumlah empat orang. Yakni Fraksi Gerindra dan PAN. Fraksi Gerindra diketuai Armansyah, ST dengan Sekretaris Busra. Bergabung dengan Gerindra ini Wisnu Hadi, SE dari PKPI.

Sedangkan Fraksi PAN diketuai Kabri dan Sekretaris Syamsurizal. Bergabung dengan PAN Sukandi, SE, MM dari PKS.

Lainnya membentuk fraksi sendiri, karena perolehan kursi memenuhi jumlah minimal, 3 kursi untuk 1 fraksi. Yakni Fraksi Demokrat Ketua Sardiman dan Sekretaris Aceng Jakaria.

Fraksi Partai Perindo Ketua Mustadin, M.Kom, Sekretaris Antonius Dalle. Dan Fraksi Partai PDIP Ketua Roni Pasla dan Sekretaris Samsudin Sihite.

Terakhir membentuk fraksi gabungan yakni Fraksi Restorasi. Terdiri dua dari Partai Nasdem dan 1 dari Partai Hanura. Ketua Suwarno dan Sekretaris Fraksi Nopri Andianta Sari. Artinya ada yang gabungkan diri dengan fraksi murni, dan ada yang membentuk fraksi gabungan.

Hingga kemarin, alat kelengkapan dewan (AKD) belum terbentuk. Mulai dari Badan Musyawarah (Banmus), Badan Pembentukan (Bapem) Peraturan Daerah (Perda), Badan Kehormatan, dan Badan Anggaran (Banggar). Demikian juga dengan posisi unsur pimpinan lainnya seperti para ketua komisi.

Khusus untuk jabatan ketua komisi, dua fraksi banyak aggotanya. Ini dipastikan akan rebut kursi tersebut. Terutama Fraksi Gerindra dan PAN. Mempunyai masing-masing empat kursi, terbanyak setelah Fraksi Partai Golkar.

Apalagi kedua fraksi ini tidak ada yang dapat kursi untuk jabatan unsur pimpinan DPRD. Seperti kursi ketua, sudah dipegang Golkar. Kursi wakil ketua I dipegang Partai Demokrat dan kursi wakil ketua II dipegang Partai Perindo.

Sayangnya, terkait kedua fraksi tersebut merebut posisi ketua komisi, belum ada yang bersedia dikonfirmasi. Lantaran masih menunggu dilantiknya ketua DPRD Mukomuko yang defenitif.

Ketua DPRD Mukomuko Sementara M. Ali Saftaini, SE, mengatakan tanpa adanya pimpinan defenitif, maka pembentukan komisi hingga AKD lainnya tidak bisa dilaksanakan.

Karena pimpinan sementara kewenangannya hanya memfasilitasi terbentuknya fraksi dan pelantikan unsur pimpinan. “Jadi untuk AKD itu, tidak jadi kewenangan pimpinan sementara,” papar Ali.

Jika sudah ada pimpinan defenitif baru pimpinan dewan akan surati masing-masing fraksi. Untuk mengirim nama-nama dari anggota fraksinya menempati posisi komisi, dan AKD lainnya.

“Nanti ketua Fraksi mengirim siapa saja anggotanya di komisi dan sebagainya. Setelah anggota Komisi didapat baru difasilitasi pembentukan kepengurusannya,” pungkas Ali.

Sekretaris DPRD Mukomuko, Drs. H. Bustari M, M.Hum, mengatakan belum menerima surat, siapa ditunjuk menjadi ketua DPRD Mukomuko dan wakil ketua 1 DPRD Mukomuko.

Sampai kemarin baru dari Partai Perindo yang sudah memasukkan surat, anggotanya yang menduduki kursi wakil ketua II DPRD Mukomuko. “Dari Demokrat dan Golkar belum ada,” imbuh Sekwan.(hue)

Berita Lainnya

Kantor Desa Terbakar, Berkas Penting Ludes

LUBUK PINANG – Warga Desa Lubuk Gedang Kecamatan Lubuk Pinang dihebohkan dengan musibah kebakaran. Kejadian ...

error: Content is protected !!