Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Pagar SD Dirusak, Dibangun Ruko

Pagar SD Dirusak, Dibangun Ruko

PERUSAKAN: Pagar SDN 16 Bengkulu Utara dirusak, dan sebagian lahan yang masih sengketa kini dibangun ruko.(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Konflik sengketa lahan antara Pemkab Bengkulu Utara (BU) dengan empat warga terkait lahan SDN 16 Bengkulu Utara, makin meruncing. Kini Dinas Pendidikan melaporkan perusakan pagar dan penyerobotan lahan yang dilakukan oleh salah satu warga ke Mapolres Bengkulu Utara .

Data terhimpun RB, konflik ini berawal saat empat warga masing-masing Dahnial, Mezi, Dahir dan Maswandi merupakan ahli waris pemilik lahan SDN 16 Bengkulu Utara sejak 1992 lalu. Setidaknya ada 8 hektare lahan mereka yang belum dibebaskan sampai saat ini.

Setelah melakukan beberapa kali pertemuan dengan Pemkab Bengkulu Utara  hingga difasilitasi oleh DPRD, konflik tersebut tak kunjung tuntas. Namun belakangan di lahan tersebut dibangun ruko oleh Dahnial. Bukan hanya membangun ruko di atas lahan yang berada diluar pagar SDN 16, juga ada perusakan pagar SD tersebut setidaknya sepanjang 25 meter. Bangunan pagar beton tersebut dihancurkan hingga Dinas Pendidikan melaporkan kejadian ini ke polisi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Bambang PB, M.Pd membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan dilakukan bukan soal sengketa lahan melainkan soal perusakan pagar SD yang merupakan aset milik Pemkab BU.   “Yang kita ketahui pagar SD sudah dihancurkan, sedangkan itu aset. Makanya kita laporkan ke polisi,” terangnya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery S Nainggolan, S.IK mengakui ada laporan tersebut. Saat ini polisi sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi untuk diklarifikasi. “Kita masih melakukan klarifikasi pada beberapa pihak terkait. Yang dilaporkan adalah perusakan pagar dan bukan soal sengketa lahan,” terangnya.

Pemkab Bengkulu Utara tengah mengupayakan mencari ulang bukti pembayaran ganti rugi yang sudah dilakukan. Masyarakat mengklaim lahan tersebut hanya dipinjam oleh Pemkab Bengkulu Utara sebagai lahan percontohan padi dan tidak pernah dihibahkan ke Pemkab atau diganti rugi.(qia)

Berita Lainnya

Warga Mulai Terserang ISPA

ARGA MAKMUR – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi seminggu ini di Kecamatan Enggano terutama ...

error: Content is protected !!