Jumat , 18 Oktober 2019
Home / Daerah / Kepahiang / TIC dan Rumah Adat Tidak Terawat

TIC dan Rumah Adat Tidak Terawat

PENUH SEMAK: Tampak kawasan rumah adat Kepahiang dan gedung Tourism Information Centre (TIC) Kabupaten Kepahiang, yang dipenuhi semak belukar dan beberapa pohon yang sudah mati.(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Tampaknya rencana Bupati Kepahiang untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai fokus utama peningkatan pembangunan, tidak didukung sepenuhnya dengan kinerja dari instansi pemerintahan di bawahnya. Hal ini terlihat dari kinerja beberapa instansi yang memiliki kewenangan terhadap sektor pendukung wisata, salah satunya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang, yang terkesan masih asal jadi.

Hal ini terlihat dari pengelolaan salah satu ikon rumah adat Kepahiang dan gedung Tourism Information Center (TIC), yang terletak persis di samping gedung DPRD Kabupaten Kepahiang. Dua bangunan yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 3 miliar tersebut, saat ini tampak tidak terawat dengan baik. Semak belukar tampak tumbuh di halaman kedua gedung ini, bahkan beberapa pohon yang sudah mati tampak dibiarkan berdiri di halaman kedua gedung, tanpa mengindahkan risiko tumbang di kemudian hari.

“Bangunan ini padahal bagus dan indah, tapi kenapa justru malah tidak terawat. Apalagi kalau sore dan malam hari, bangunan ini sering dijadikan tempat nongkrong oleh para anak muda. Bahkan diantaranya ada yang mojok (berpacaran, red),” ungkap Martin (31), salah seorang warga Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang, Rabu (4/9).

Terpisah Plt Kepala Disparpora Kabupaten Kepahiang, Nuriansyah, ST ketika dikonfirmasi menampik bahwa kedua bangunan tersebut tidak terawat. Ia bahkan mengatakan pihaknya sangat merawat bangunan yang ada tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi dari Disparpora.

“Siapa bilang tidak terawat? Kita selalu bersihkan kok gedung TIC dan halaman sekitarnya. Kalau untuk rumah adat, memang itu tidak kita bersihkan karena bukan di bawah kewenangan kita. Untuk rumah adat itu sampai saat ini masih di bawah kewenangan Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang,” ungkapnya.

Sayangnya ketika ingin dikonfirmasi Plt Kadis PUPR Kabupaten Kepahiang, Rudi Andi Sihaloho, ST belum bisa dimintai keterangan mengenai hal ini. (sly)

Berita Lainnya

Data Pemilik Mobil Dinas Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal

KEPAHIANG – Guna melakukan penertiban atas aset daerah, mobil dinas (mobnas) bantuan Kementerian Pembangunan Daerah ...

error: Content is protected !!