Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 2022, Interkoneksi Listrik Tersambung

2022, Interkoneksi Listrik Tersambung

PEMELIHARAAN: Petugas PT PLN ULP Mukomuko saat melakukan perbaikan dan pemeliharaan jaringan listrik.(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Kepala PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mukomuko Lukmi Agustiansyah menyatakan jika tidak ada kendala tahun 2022 sambungan listrik interkoneksi ke Kabupaten Mukomuko selesai dibangun dan mulai beroperasi.

Baik itu interkoneksi dari PLN pembangkit Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) maupun dari pembangkit Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng).

“Target semuanya 2022 selesai tersambung. Itu kalau tidak ada kendala. Itu informasi yang kami terima,” kata Lukmi.

Namun untuk rinci progres pembangunannya, Lukmi tidak mengetahui sama sekali. Karena kegiatan itu bukan kewenangan pihaknya. Itu adalah kegiatan dari Unit Pembangunan PLN. Mereka punya unit sendiri yang fokus penanganan pembangkit.

“Itu bukan domain kami. Itu domainnya unit pembangunan. Kalau di kami, tidak terlibat langsung. Sebab mereka ada unit sendiri,” papar Lukmi.

Perlu diketahui, PLN pembangkit Sumbagsel maupun Sumbagteng mulai tahun 2017 lalu mewacanakan pembangunan sejumlah tapak tower untuk saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan gardu induk interkoneksi. Ini untuk memenuhi kebutuhan listrik di Mukomuko.

SUTT pun dibangun dua arah. Yakni sebagian wilayah Mukomuko interkoneksi listriknya dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dan sebagain wilayah lagi interkoneksi listriknya disuplai dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Ini akan berdiri lebih dari 100 unit tower SUTT. Baik itu dari daerah Kambang Sumbar ke Mukomuko maupun dari Bengkulu Utara ke Mukomuko.

Terkait kondisi dan daya listrik dari sejumlah pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang dimiliki PLN Rayon Mukomuko, Lukmi mengatakan sudah mencukupi untuk situasi sekarang. Jika terjadi padam, karena adanya situasi yang darurat atau sedang dilakukan pemeliharaan jaringan.

Ada tiga PLTD di Mukomuko, yakni PLTD Kota Mukomuko memiliki daya 7,5 megawatt dengan daya terpakai saat beban puncak hanya 5,6 megawatt. PLTD Bantal 4 megawatt dengan daya terpakai 3,8 megawaat sampai 3,9 megawatt. Lalu PLTD Ipuh 4,5 megawatt yang  terpakai sekitar 3,7 megawatt.

PLTD Kota Mukomuko unit layanan pelanggan (ULP) wilayah Kecamatan Lubuk Pinang hingga Kecamatan Penarik. Sedangkan PLTD Bantal meliputi pelanggan untuk wilayah Kecamatan Teras Terunjam sampai Kecamatan Pondok Suguh. Lalu PLTD Ipuh melayani wilayah Air Hitam hingga Kecamatan Air Rami.

“Meskipun kelebihan daya, tetapi pemadaman listrik masih bisa terjadi. Karena adanya pemadaman terencana,’’ jelas Lukmi.(hue)

Berita Lainnya

Kantor Desa Terbakar, Berkas Penting Ludes

LUBUK PINANG – Warga Desa Lubuk Gedang Kecamatan Lubuk Pinang dihebohkan dengan musibah kebakaran. Kejadian ...

error: Content is protected !!