Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Cabuli Anak Pemilik Kosan

Cabuli Anak Pemilik Kosan

DIPERIKSA: Pelaku pencabulan berinisial AS saat diperiksa penyidik Unit PPA Satreskrim Polres RL kamis.(foto: Wanda/rb)

CURUP – Ada-ada saja ulah AS (19) warga Kelurahan Bedeng SS Kecamatan Kota Padang yang menghuni kos-kosan di Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup. Dirinya nekat di pagi buta melakukan aksi pencabulan terhadap Ra (23) yang tidak lain merupakan anak pemilik kosan tempat AS tinggal. AS diketahui merupakan karyawan salah satu warung nasi goreng dikawasan Pasar Bang Mego.

Dari pengakuan AS yang kamis (5/9) sudah diamankan anggota Unit PPA Satreskrim Polres RL, aksi tersebut terjadi spontanitas. Karena saat itu dirinya sedang dipengaruhi minuman keras (miras) yang ditenggaknya sebelum aksi pencabulan dilakukan. ‘’Saya khilaf pak, karena saya saat itu sedang mabuk miras,’’ terang AS.

Diceritakan AS, sebelum kejadian pencabulan atau Rabu (4/9) dini hari sepulang bekerja dirinya sempat mengkonsumsi miras bersama rekan-rekannya di kawasan Bang Mego. Menjelang  waktu Subuh, dirinya pulang ke kosan. Sesampai di kosan, dirinya kembali menenggak miras yang memang sudah dibelinya dari Pasar Bang Mego.

‘’Sesudah minum di kosan itulah pak, tiba-tiba saya langsung kepikiran mau ke atas (bagian atas rumah atau tempat tinggal pemilik kosan, red) dan pakai topeng. Dan saya cari di kamar dia tidak ada, lalu saya ke kamar mandi dan ternyata dia ada di kamar mandi. Saya langsung dobrak lalu saya pegang (cabuli, red),’’ ungkap AS.

Karena korban berteriak, sambung AS, dirinya langsung kabur dan masuk ke dalam kamar kosan. Awalnya AS merasa aman karena merasa tidak ada yang melihat wajahnya saat melakukan aksi pencabulan. Namun ternyata saat keluar dari kamar dan masuk lagi ke dalam kamar, aksinya dilihat adik korban. ‘’Saya pikir tidak akan ketahuan, tapi ternyata ada yang melihat. Saat polisi menjemput, ya saya akui perbuatannya saya,’’ imbuh AS sembari menundukan kepala.

Sementara itu, Kapolres RL AKBP jeki Rahmat Mustika, S.IK didampingi Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma, SH, S.IK melalui Kanit PPA Aiptu Dessy Oktavianti menjelaskan, saat korban keluar dan masuk kembali ke kamar kosan, adik korban melihat langsung. ‘’Awalnya tidak mau mengaku, setelah mendengar keterangan adik korban, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Terlebih barang bukti alat penutup wajah juga ditemukan di kamar kosan pelaku,’’ terang Dessy.

Ditambahkan Dessy, dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi termasuk pelaku sendiri, pelaku lebih kurang baru satu bulan tinggal di kos-kosan milik orang tua korban tersebut. Pelaku AS tinggal bersama adik kandungnya yang sama-sama bekerja di warung nasi goreng. ‘’Dia (pelaku, red) baru satu bulan tinggal di kosan tersebut bersama adiknya. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan,’’ imbuh Dessy.(dtk)

Berita Lainnya

Waspada Musim Pancaroba

CURUP – Memasuki perubahan iklim dari musim kemarau ke musim hujan atau masa pancaroba, banyak ...

error: Content is protected !!