Minggu , 20 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Incar Pemburu Hewan Liar

Incar Pemburu Hewan Liar

Ariefaldi

ARGA MAKMUR – Meskipun masa operasi Wana Laga sudah berakhir, Polres Bengkulu Utara (BU) masih mengincar orang yang memelihara hewan dilindungi atau bahkan memburunya. Hal ini lantaran Polres BU memiliki dua kabupaten wilayah hukum dengan rentang wilayah hutan yang luas di BU dan Bengkulu Tengah (Benteng).

Polres BU juga menerima penghargaan dari Dirjen Koservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup  dan Kehutanan (LHK). Ini atas kerja Polres BU yang berhasil mengamankan satwa liar dilindungi yang dipelihara oleh masyarakat secara ilegal.

Kapolres BU, AKBP.  Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim, AKP. Jery S Nainggolan, S.IK berterima kasih dengan adanya penghargaan tersebut. Polisi akan terus menyelidiki dan melakukan penyitaan hingga penindakan hukum jika memang ditemukan adanya perburuan satwa dilindungi.

“Karena wilayah hutan di BU dan Benteng sangat luas, makanya kita bekerja sama dengan BKSDA dan masyarakat. Kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengganggu apalagi memburu dan memelihara habitat langka atau hewan dilindungi,” terangnya, kemarin (6/9).

Bukan hanya penyitaan siamang dan elang hitam yang dilakukan Polres BU sebulan yang lalu saja sebagai bukti adanya perburuan hewan liar di BU, bahkan dua tahun lalu Polres BU juga berhasil mengungkap adanya jual beli kulit dan organ tubuh harimau Sumatera  atau yang dalam bahasa latin disebut Panthera Tigris Sumatrae.

“Jelas perburuan apalagi jual beli satwa dilindungi itu melanggar hukum dan ada ancaman berat pidana. Kita imbau masyarakat untuk tidak mencoba-coba melakukan hal tersebut karena pastikan akan kami tindak tegas,” tegas Kasat. (qia)

Berita Lainnya

Usut Kasus Dugaan Pungutan Liar PTSL Desa Urai

ARGA MAKMUR – Setelah menetapkan Kades Suka Makmur sebagai tersangka dan melakukan penahanan terkait kasus ...

error: Content is protected !!