Minggu , 22 September 2019
Home / Probis / Masih Jadi Persoalan

Masih Jadi Persoalan

Dyah Anugerah Kuswardhani

BENGKULU – Nilai Tukar Petani (NTP) di Bengkulu masih terus defisit untuk  posisi Agustus. Pasalnya dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, diketahui, pada bulan yang dikenal sebagai bulan kemerdekaan Indonesia itu, NTP hanya sebesar 91,86 Persen. Angka sebesar ini defisit sebesar 8,14 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Dyah Anugerah Wardhani mengungkapkan, ternyata Nilai Tukar Petani khusus untuk  subsektor peternakan dan subsektor tanaman perkebunan rakyat masih terus menjadi persoalan. “Data menunjukkan, NTP subsektor peternakan (NTPT) sebesar 107,39, angka ini turun 0,32 persen. NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR) 74,89 turun 1,20 persen,” jelasnya kepada RB, kemarin (6/9).

Lebiih mirisnya lagi penurunan NTP yang hanya sebesar 91,86 persen ini ternyata lebih  rendah dari dari NTP Juli 2019 sebesar 92,16 atau turun sebesar 0,33 persen. Untuk masing-masing subsektor dibanding Juli 2019 adalah sebagai berikut. Subsektor tanaman pangan (NTPP) 97,09 (naik 0,54 persen), NTP subsektor hortikultura (NTPH) 121,57 (naik 0,10 persen), NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR) 74,89 (turun 1,20 persen), NTP subsektor peternakan (NTPT) 107,39 (turun 0,32 persen) dan NTP subsektor perikanan/nelayan (NTN) 98,56 (naik 1,69 persen).

NTP subsektor perikanan tangkap (NTNT) 105,46 (naik 1,02 persen) dan NTP subsektor perikanan budidaya (NTNB) 95,97 (naik 1,97 persen). Nilai Tukar Usaha Pertanian tercatat 102,97 atau turun sebesar 0,45 persen bila dibandingkan dengan Juli 2019 yang tercatat sebesar 103,44.

Penurunan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) terjadi pada subsektor hortikultura, tanaman perkebunan rakyat dan peternakan. Perubahan NTUP masing-masing subsektor sebagai berikut. Tanaman pangan 0,45 persen, hortikultura -0,04 persen, tanaman perkebunan rakyat -1,26 persen, peternakan -0,65 persen, perikanan 1,46 persen, perikanan tangkap 0,94 persen dan perikanan budidaya 1,69 persen. (iks)

Berita Lainnya

Telkomsel Gencarkan Migrasi Signal 4G

BENGKULU – Telkomsel Branch Bengkulu gencar melakukan kegiatan migrasi signal para pengguna seluler Telkomsel menjadi ...

error: Content is protected !!